Sukabumi – Sebanyak 250 orang menerima bantuan paket nutrisi yang berisi susu dan bahan makanan di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi, Kamis (26/10/2023). Paket nutrisi ini merupakan sumbangan dari PT Indomarco Pristama (Indomaret) bersama dengan PT Nutricia Indonesia Sejahtera (Bebelac) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi.
Upaya perlindungan hak anak dalam memperoleh asupan gizi yang cukup, memang dapat dilakukan dengan kerjasama antara Pemerintah Daerah bersama dengan pihak swasta. Deputi PT. Indomarco Prismatama, Bhineka Bayu Aji mengatakan, Indomaret bekerjasama dengan Bebelac melakukan kegiatan CSR yang menjadi wujud nyata dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting.
”Ada sebanyak 250 paket nutrisi, harapannya bisa membantu warga meringankan beban nutrisi disupport Bebelac,” jelasnya. Ia menyebut, ini merupakan bentuk kepedulian bersama Indomaret dan Bebelac terhadap tumbuh kembang anak di Kota Sukabumi.
“Tentu kami sangat berharap Indomret dan Bebelac bisa ikut serta berkolaborasi dengan Pemerintah Kota untuk pencegahan stunting anak di Sukabumi, dan sebagai komitmen kepedulian kesehatan masyarakat di Kota Sukabumi,” ujar Bhineka.
Bhineka juga berharap, kegiatan kaloborasi seperti ini dapat terus terjalin baik bersama Pemerintah Kota Sukabumi. “Kami sangat berterimakasih dengan Pemerintah Kota atas kerjasama yang terbangun dan diharapkan bisa terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengapresiasi penyaluran bantuan paket nutrisi dalam penanganan stunting dari PT Indomarco Prismatama (Indomart) dan Bebelac tersebut. ”Apresiasi dan terimakasih kepada PT. Indomarco Prisma Tama dan Bebelac atas kebaikan dan kepedulian yang ditunjukkan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR),” ujar Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji.
CSR menurut Kusmana, sebagai kewajiban menyisihkan sebagian pendapatan bagi kebutuhan sosial di sekitarnya. Salah satunya yang dilakukan Indomaret dan Bebelac dengan memberikan bantuan paket nutrisi kepada sebanyak 250 warga. Merupakan wujud nyata kepedulian untuk menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan daan kesejahteraan masyarkat.
” Saya ditugaskan untuk menurunkan angka stunting dan resiko stunting jangan sampai terjadi stunting termasuk kepada calon pengantin,” ungkap Kusmana. Pemberian paket ini tidak hanya untuk hari ini tapi investasi bagi masa depan. Sebab terang Kusmana, nutrisi yang baik kunci pertumbuhan dan perkenbangan yang optimal bagi anak dan kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan hidup di masa depan. Sehingga kepedulian ini sangat berarti bukan hanya tentang memberikan makanan tetapi memberikan harapan kekuatan dan keyakinan kepada mereka yang membutuhkan.
”Bantuan ini menjadi bukti pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam membangun Kota Sukabumi dan pelaku usaha memiliki peran krusial dalam menggerakan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan taraf hidup rakyat termasuk bidang Kesehatan,”pungkasnya.













