SUKABUMI – Persaingan sengit tersaji dalam Kejuaraan Bulutangkis Kota (Kejurkot) Bulutangkis 2026 Kota Sukabumi. Setelah hampir sepekan bertarung, pertandingan final kategori klub di bawah naungan Pengkot PBSI Kota Sukabumi resmi tuntas di GOR Ciaul Ngahiji, Jumat (25/9/2026).
Enam klub terbaik Kota Sukabumi ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka yakni PB Arjuna, PB R&J, PB Suryakencana, PB Bravo, PB Oasis Champion, dan PB Douane Champion.
Dari ketatnya persaingan di berbagai nomor pertandingan, PB Arjuna C&A Badminton Academy Sukabumi tampil mencolok dengan mengoleksi medali terbanyak. Posisi berikutnya ditempati PB Suryakencana dan PB Oasis Champion Sukabumi.
Ketua PBSI Kota Sukabumi, Idhan Rusmaindarsah Dwisya, mengatakan Kejurkot merupakan bagian dari program pembinaan PBSI yang digelar secara berjenjang dan berkesinambungan.
Menurutnya, Kejurkot menjadi salah satu pintu utama untuk menemukan atlet-atlet potensial dari klub-klub internal Kota Sukabumi.
“Kita berupaya melaksanakan Kejurkot ini sebagai upaya menjaring atlet potensial Kota Sukabumi yang berasal dari klub internal. Nantinya para juara di masing-masing kategori akan mengikuti kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat. Begitu pun juara di Kejurprov akan mengikuti kejuaraan tingkat nasional,” ujar Idhan.
Ia menegaskan, pola kompetisi berjenjang tersebut menjadi bagian dari upaya PBSI dalam mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet potensial dari daerah.Tak berhenti pada kompetisi, PBSI Kota Sukabumi juga menyiapkan pola pembinaan lanjutan bagi para atlet yang menunjukkan prestasi.

“Kami juga ke depan akan membina masing-masing juara empat besar untuk dilakukan pembinaan secara intensif,” tegasnya.
Kejurkot Bulutangkis 2026 sendiri telah berlangsung sejak Senin (21/9/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 September 2026 di GOR Ciaul Ngahiji, Kota Sukabumi.
Tidak hanya Kejurkot, rangkaian pertandingan juga diramaikan Turnamen Bulutangkis Internal Member GOR Ciaul Ngahiji 2026 serta Ciaul Ngahiji Badminton Tournament Kelas BC 2026. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp100 juta, terdiri dari medali, sertifikat, dan uang pembinaan bagi para pemenang.
Sekitar 230 atlet ambil bagian dalam rangkaian pertandingan yang mempertandingkan 23 kategori.Idhan menegaskan, Kejurkot akan terus digelar secara rutin setiap tahun.

Ia berharap kompetisi tersebut menjadi wadah lahirnya lebih banyak atlet muda Sukabumi sekaligus memperkuat pembinaan bulutangkis di tingkat klub.
“Kejurkot ini akan kami adakan rutin setiap tahun. Kami berterima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja selama kejuaraan berlangsung. Seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar,” pungkasnya.













