SUKABUMI – Kota Sukabumi kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Melalui inovasi Gempita Imunisasi, Pemerintah Kota Sukabumi berhasil meraih Juara II Kabupaten/Kota dengan Kenaikan Cakupan Imunisasi Terbaik dalam program GEBER AKSI Jabar (Akselerasi Imunisasi di Jawa Barat).
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan tokoh agama mampu mendorong peningkatan cakupan imunisasi sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan anak.
Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, dalam Pertemuan Evaluasi dan Apresiasi Capaian GEBER AKSI Provinsi Jawa Barat di Bandung, Rabu (7/10/2026).
Kepada wartawan, Ida Halimah mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang berkomitmen menyukseskan program imunisasi di Kota Sukabumi.
Menurutnya, imunisasi bukan sekadar program kesehatan, melainkan bagian penting dari upaya melindungi hak anak untuk tumbuh sehat dan terhindar dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
“Imunisasi bukan pilihan, melainkan bagian dari pemenuhan hak anak yang dilindungi konstitusi dan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi tenaga kesehatan, kader, lintas sektor, serta seluruh elemen masyarakat yang terus mengedukasi dan mendorong orang tua agar melengkapi imunisasi anak.
Ida berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus memastikan anak-anak di Kota Sukabumi mendapatkan perlindungan optimal sejak dini.
“Semoga anak-anak Kota Sukabumi selalu sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan program ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dena Yuliavina, menjelaskan bahwa keberhasilan meraih peringkat kedua tingkat Jawa Barat tidak terlepas dari inovasi Gempita Imunisasi, singkatan dari Gerakan Masyarakat, Pemerintah dan Tokoh Agama untuk Imunisasi.

Program tersebut dirancang sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi, sekaligus mendorong peningkatan cakupan imunisasi secara nyata.
Gempita Imunisasi resmi diluncurkan pada 3 Juni 2026 di Hotel Permata Hijau dan dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranti Rahmatilah. Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan menggandeng TP-PKK Kota Sukabumi serta sejumlah organisasi dan elemen masyarakat, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persistri, DAG, dan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).
Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting untuk memperluas edukasi, membangun kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi keluarga dalam memenuhi kebutuhan imunisasi anak.
“Gempita Imunisasi merupakan inovasi yang secara nyata diarahkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Sukabumi. Kami membangun gerakan bersama agar perlindungan kesehatan anak menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” jelas Dena.
Prestasi Kota Sukabumi dalam ajang GEBER AKSI Jabar juga diperkuat oleh capaian di tingkat pelayanan kesehatan. Puskesmas Naggeleng turut meraih nominasi peringkat kedua, disusul Posyandu Bungursari yang berada di wilayah kerja puskesmas tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, para penerima penghargaan mendapatkan penghargaan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat serta hadiah berupa sepeda listrik.

Capaian ini menunjukkan bahwa peningkatan imunisasi tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif puskesmas, posyandu, kader kesehatan, dan masyarakat hingga tingkat lingkungan.
Dengan keberhasilan tersebut, Kota Sukabumi diharapkan mampu mempertahankan momentum positif dalam meningkatkan cakupan imunisasi. Lebih dari sekadar penghargaan, prestasi ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh perlindungan kesehatan demi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.













