SUKABUMI – Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Asmara menggandeng Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menggelar Sosialisasi Kesehatan Haji (SKH) dalam rangka mempersiapkan jemaah haji dan umroh sebagai bentuk pembinaan kepada calon jemaah haji, dilaksanakan di GOR Suryakencana, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Senin, 27 November 2023.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh 500 (lima ratus) peserta tersebut, Dewi menganjurkan calon jemaah haji harus tetap melakukan pemeriksaan kesehatan, dan berkoordinasi dengan petugas kesehatan baik di puskesmas maupun pelayanan kesehatan haji yang terdekat, sehingga kesehatan akan tetap terjaga dan status istithaah kesehatan jemaah tetap terpantau.
“Kami kan melakukan pengawasan, sementara yang menyelenggarakan itu pemerintah, dalam hal ini baik pusat maupun daerah harus melakukan pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji secara maksimal,” terang Dewi.

Menurutnya, butuh keterbukaan antara calon jamaah haji ataupun umroh yang akan berangkat untuk jujur kepada petugas kesehatan jika memiliki kondisi kesehatan yang terganggu atau sakit.
“Masih banyak masyarakat calon jamaah haji yang tidak mengakui penyakitnya, tiba-tiba saja waktu berada di tanah suci sakit tentu akan menyulitkan, sehingga baik itu kepanitian maupun pemerintah itu tidak bisa melayani dengan optimal kalau dari jamaah sendiri harus tetap memberitahukan kondisi kesehatan yang sebenarnya,” kata Dewi.
Intinya, Dewi berharap kepada calon jamaah haji maupun umroh yang akan melaksanakan ibadah di tanah suci harus mempersiapkan kondisi kesehatan dengan baik.

Sementara itu, sekretaris DPD Partai Golkar, Hasen Chandra menyampaikan bahwa kesehatan jemaah haji perlu disiapkan sejak awal, baik dari aspek kesehatan dan istithaah kesehatan. Calon Jamaah haji dan umroh agar senantiasa menjaga kesehatan. Badan yang bugar pasti sehat, tapi badan yang sehat belum tentu bugar, diharapkan kebugaran sangat membantu dalam pelaksanaan ibadah haji.
“Calon Jamaah haji tetap melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Istithaah kesehatan haji wajib diperhatikan bagi jemaah yang akan berangkat, sejak di Indonesia dengan rajin berolahraga, perhatikan pola makan dan pola hidup sehat, serta rutin periksa kesehatan di Puskesmas. Ikuti kegiatan yg dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan atau Puskesmas, dan perlu semangat serta tawadhu dalam melaksanakan ibadah haji disana,” pesan Hasen.

Calon anggota DPRD Kota Sukabumi partai Golkar nomor urut satu Dapil 2 Bacile ini menambahkan, faktor kesehatan jamaah haji dan umroh sangat penting untuk diperhatikan karena perbedaan cuaca di Indonesia dengan di Mekah sehingga rentan terhadap penyakit.
“Yang sensitif dan rentan terkena penyakit itu menyerang usia-usia 55 tahun keatas ya, karena memang perubahan cuaca situasi dan kondisi dari mulai dingin tiba-tiba panas yang luar biasa sehingga membuat kondisi kesehatan seseorang akan tergangu,” pungkasnya.













