SUKABUMI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi memperketat pengawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul pascakebakaran. Sejumlah langkah disiapkan untuk mencegah munculnya api kembali, mulai dari pemasangan pipa gas metana hingga penyediaan empat tandon air.
Kepala DLH Kota Sukabumi, Yudi Sutriana, mengatakan pemantauan dilakukan setiap hari dengan menugaskan petugas secara bergiliran, termasuk pada malam hari.
“Petugas terus memantau kondisi TPA dan melaporkan perkembangannya. Ini bagian dari upaya mitigasi agar kebakaran tidak terulang,” ujar Yudi, Rabu (21/10/2026).
Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah pemasangan pipa gas metana di zona 1 seluas sekitar 1,5 hektare. Pipa tersebut berfungsi mengeluarkan gas yang terperangkap di dalam timbunan sampah agar tidak memicu kebakaran.
DLH menargetkan pemasangan pipa dapat direalisasikan pada November mendatang. Langkah ini juga berkaitan dengan pemenuhan sanksi Kementerian Lingkungan Hidup terkait penghentian praktik pembuangan sampah secara terbuka atau open dumping.
Selain itu, empat tandon air akan disiapkan di sejumlah zona untuk mendukung penanganan jika ditemukan titik panas. Pengurugan timbunan sampah juga akan dilakukan guna membantu mengendalikan panas yang terperangkap, baik di zona aktif maupun nonaktif.
DLH turut merencanakan pembangunan posko pengawasan di sekitar jembatan timbang untuk meningkatkan kedisiplinan petugas dan mengawasi aktivitas keluar-masuk kawasan TPA.
Yudi juga mengingatkan pekerja, pemulung, dan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran.
Saat ini, pendinginan masih dilakukan secara rutin menggunakan mobil tangki. Berdasarkan pemantauan terakhir, titik api dan asap sudah tidak ditemukan. Sebelumnya, deteksi panas juga dilakukan dengan bantuan drone termal dari Basarnas.
Meski kondisi mulai terkendali, DLH tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca panas dan ekstrem.
Di sisi lain, DLH Kota Sukabumi juga mulai mempersiapkan penilaian Adipura melalui rapat dan pembenahan pengelolaan kebersihan lingkungan.
Berbagai langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi TPA Cikundul tetap aman sekaligus mencegah kebakaran serupa kembali terjadi.









