SUKABUMI – Tim voli pasir putra Kota Sukabumi menunjukkan semangat juang dan optimisme tinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Pasangan Diansyah dan Ipnul Maulana sukses menaklukkan tim Kota Bekasi 2 dengan skor meyakinkan 2-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Voli Pasir Ciketing Udik, Bantargebang, Sabtu (31/10/2026).
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Kota Sukabumi untuk menjaga peluang melangkah ke babak 16 besar. Sebelumnya, pada pertandingan perdana Jumat (30/10/2026), Kota Sukabumi harus mengakui keunggulan tim unggulan Kota Bandung 1 dengan skor 0-2.
Pelatih Kepala Voli Pasir Kota Sukabumi, R. Mochamad Ariful Akbar, mengatakan kekalahan dari Kota Bandung menjadi pengalaman berharga bagi para atlet untuk bangkit pada pertandingan berikutnya.
“Pada pertandingan pertama melawan Kota Bandung 1, tim kita kalah 0-2. Mereka memang merupakan langganan medali emas Porprov. Namun, pada hari kedua melawan Kota Bekasi 2, Alhamdulillah kita berhasil menang 2-0,” ungkapnya saat dihubungi melalui WhatsApp.
Dalam kompetisi ini, Kota Sukabumi tergabung di Grup C bersama Kota Bandung 1, Kota Bekasi 2, dan Kabupaten Cirebon. Sistem pertandingan menggunakan setengah kompetisi.

Selanjutnya, Kota Sukabumi akan menghadapi Kabupaten Cirebon pada Rabu (4/11/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkuat posisi di klasemen grup.
Ariful menjelaskan, kemenangan tentu menjadi target utama. Namun, apabila hasil pertandingan belum sesuai harapan, Kota Sukabumi masih memiliki peluang menempati peringkat ketiga dan melanjutkan perjuangan melalui babak play-off. Sebab, peringkat kedua dan ketiga setiap grup masih berkesempatan memperebutkan tiket menuju babak 16 besar.
Sementara itu, Ketua PBVSI Kota Sukabumi, Sabrina Ristawan, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih para atlet saat menghadapi Kota Bekasi 2. Ia berharap hasil positif tersebut menjadi penyemangat untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Semoga kita bisa lolos ke 16 besar. Di Porprov kali ini, kita hanya mengirimkan tim putra karena berhasil lolos dari babak kualifikasi Porprov di Indramayu bulan lalu,” ujarnya.
Sabrina menegaskan, target Kota Sukabumi tetap berupaya meraih minimal medali perunggu. Meski demikian, ambisi untuk membawa pulang medali emas tetap menjadi harapan besar.
Ia mengakui persaingan voli pasir pada Porprov kali ini cukup ketat. Sejumlah daerah seperti Kota Bandung, Ciamis, dan Indramayu dinilai memiliki kekuatan serta dominasi yang patut diperhitungkan.
Selain kemampuan teknik dan strategi permainan, Sabrina juga mengingatkan para atlet agar menjaga kebugaran serta kondisi fisik selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, cabang olahraga voli pasir memiliki tantangan tersendiri karena tidak menyediakan pemain cadangan. Dengan demikian, setiap atlet harus benar-benar menjaga kondisi tubuh agar terhindar dari cedera yang dapat menghambat perjuangan tim.
“Kami selalu menekankan kepada atlet agar menjaga kebugaran dan kondisi fisik. Di cabang olahraga ini tidak ada pemain cadangan. Kalau ada atlet yang mengalami cedera, tentu akan menjadi persoalan besar bagi tim,” jelasnya.

Sabrina pun mengajak seluruh masyarakat Kota Sukabumi untuk memberikan doa dan dukungan kepada para atlet yang tengah berjuang membawa nama daerah di ajang olahraga terbesar tingkat Jawa Barat tersebut.
“Doa dan dukungan masyarakat sangat berarti bagi perjuangan atlet. Harapan kami, tim voli pasir Kota Sukabumi bisa terus melaju dan pulang membawa medali untuk Kota Sukabumi,” pungkasnya.




