SUKABUMI – Sukabumi kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Kali ini, sorotan tertuju kepada Nadia Putri Ramadhani, siswi SMPN 2 Kota Sukabumi yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyandang gelar Winner Miss Bintang Preteen Indonesia 2026.
Di balik sorotan lampu dan gemerlap kompetisi kecantikan pelajar, seorang gadis muda tampil membawa semangat daerahnya. Nadia Putri Ramadhani, gadis berparas cantik dan tinggi semampai itu sukses keluar sebagai Winner Miss Bintang Preteen Indonesia 2026 dalam Grand Final Miss Bintang Indonesia 2026 yang digelar di Jakarta.
Putri pasangan Ucup Supriatna dan Epi Sumanti tersebut tampil percaya diri di tengah persaingan finalis dari berbagai daerah di Indonesia. Nadia bukan sekadar pulang membawa mahkota utama. Ia juga memboyong dua penghargaan bergengsi lainnya, yakni Best National Costume dan Best Personality.
Namun, pencapaian itu bukan sesuatu yang datang dalam semalam. Sebelum berdiri di panggung Grand Final, Nadia harus melewati rangkaian proses panjang selama karantina yang berlangsung pada 4–8 Agustus 2026.
Masa karantina menjadi ruang bagi Nadia untuk mendapatkan pembekalan, mengasah kemampuan, sekaligus menunjukkan karakter dan kepribadiannya. Setiap tahapan menjadi bagian dari proses yang akhirnya mengantarkannya menjadi yang terbaik.
Di antara finalis dari berbagai provinsi, Nadia mampu tampil menonjol. Kepercayaan diri, kepribadian, serta kemampuannya membawa diri di atas panggung menjadi kekuatan yang membuatnya berhasil memikat perhatian dewan penilai.
Lebih dari sekadar kompetisi, panggung tersebut menjadi kesempatan bagi Nadia untuk membawa nama Sukabumi dan Jawa Barat ke hadapan publik nasional.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan Winner Miss Bintang Preteen Indonesia 2026, Best National Costume, dan Best Personality. Terima kasih kepada orang tua, coach, keluarga, dan semua yang sudah memberikan dukungan serta doa,” ujar Nadia, Minggu (9/8/2026).
Bagi Nadia, mahkota bukanlah garis akhir. Justru sebaliknya, kemenangan tersebut menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Ia ingin terus belajar, berkembang, dan memperluas pengalaman. Targetnya pun tidak berhenti di tingkat nasional.
“Saya ingin terus berkembang dan semoga bisa membawa nama Jawa Barat serta Indonesia ke tingkat internasional,” katanya.
Nadia dijadwalkan mengikuti Miss Teen of the Years di Malaysia pada 24–29 Agustus 2026. Ajang tersebut akan menjadi tantangan berikutnya sekaligus kesempatan bagi Nadia untuk kembali membawa nama Indonesia ke panggung internasional.
Owner sekaligus coach Kamino Modeling, Kamino, mengaku bangga terhadap pencapaian anak didiknya. Baginya, keberhasilan seorang model muda tidak cukup diukur dari banyaknya mahkota atau penghargaan yang diraih. Lebih dari itu, kompetisi menjadi bagian dari proses membangun karakter.
“Prestasi bukan hanya soal mahkota, tetapi juga proses membentuk pribadi yang percaya diri, disiplin, rendah hati, dan mampu memberi inspirasi,” ujar Kamino.
Ia berharap keberhasilan Nadia dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya di Sukabumi. Bahwa keterbatasan tempat bukan alasan untuk membatasi mimpi.
Kisah Nadia menjadi gambaran bahwa talenta dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar di panggung yang lebih besar. Dari sebuah kota di Jawa Barat, seorang pelajar SMP kini mulai menapaki perjalanan menuju panggung internasional. Mahkota mungkin menjadi simbol kemenangan. Tetapi bagi Nadia, perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai.














