SUKABUMI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sukabumi resmi memulai program Inkubator Bisnis 2026 sebagai langkah nyata mendorong kemandirian ekonomi kader. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi yang disiapkan PKS untuk meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan sektor usaha mikro dan kewirausahaan.
Kick off kegiatan berlangsung di Kantor DPD PKS Kota Sukabumi, Sabtu (18/7/2026), dan diikuti puluhan peserta yang telah memiliki maupun baru merintis usaha.
Ketua Bidang Boemkraf DPD PKS Kota Sukabumi sekaligus Ketua Panitia, Dini Bayu Subagio, mengatakan program ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi ekonomi kader yang masih membutuhkan penguatan. Karena itu, PKS memilih pendekatan pemberdayaan dibandingkan bantuan sesaat.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan jangka pendek, tetapi diarahkan untuk meningkatkan kemampuan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi melalui kegiatan kewirausahaan yang terencana dan berkelanjutan,” ujarnya.
Mengusung tema “Dari Usaha Rumahan Menjadi Bisnis Profesional”, program tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil agar mampu naik kelas. Peserta akan dibekali kemampuan menyusun perencanaan usaha, pencatatan keuangan, strategi pemasaran hingga pengembangan bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan.

Menurut Dini, salah satu fokus utama program ini adalah memberikan pendampingan intensif selama enam bulan. Dalam proses tersebut, peserta akan didampingi untuk mengidentifikasi potensi usaha, mengatasi berbagai kendala, menyusun strategi bisnis, hingga melakukan evaluasi perkembangan usaha secara berkala.
Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, program ini juga menyasar kader yang memiliki keterbatasan ekonomi agar memperoleh kesempatan memperkuat kemampuan berwirausaha sekaligus meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.
Antusiasme peserta pun cukup tinggi. Dari 32 orang yang mendaftar, sebanyak 30 peserta hadir mengikuti kegiatan perdana tersebut.
“Kehadiran peserta menunjukkan semangat untuk belajar, berkembang, dan melakukan perubahan menuju kondisi ekonomi yang lebih baik. Kami berharap mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari para narasumber, berdiskusi, membangun jaringan, dan saling berbagi pengalaman usaha,” kata Dini.
Ia menegaskan, inkubator bisnis bukan sekadar pelatihan sehari, melainkan awal dari proses pembinaan yang berkesinambungan. PKS berharap dari program tersebut akan lahir pelaku-pelaku usaha baru yang tangguh, kreatif, profesional, serta mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM dan perekonomian Kota Sukabumi.
“Harapan kami, manfaat program ini tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi umat serta kemajuan ekonomi Kota Sukabumi secara umum,” pungkasnya.













