SUKABUMI – Kota Sukabumi kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga di Jawa Barat dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Jawa Barat 2026 yang berlangsung pada 16–19 Juni 2026 di Hotel Sukabumi Indah. Pembukaan Kejurda Catur Jabar 2026 dilakukan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, pada Selasa (16/6/2026).
Dalam sambutannya, Ayep menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena Kota Sukabumi dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
“Alhamdulillah hari ini Kejurda Catur Jawa Barat 2026 dilaksanakan di Kota Sukabumi. Ini menjadi kehormatan bagi Kota Sukabumi karena tahun lalu kita hampir menjadi juara umum, tepatnya juara umum kedua. Mudah-mudahan pada kejuaraan kali ini Sukabumi bisa meraih juara umum,” ujar Ayep.
Menurutnya, Kota Sukabumi memiliki sejarah panjang dalam melahirkan talenta-talenta catur berbakat. Tradisi tersebut terus terjaga hingga saat ini melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Menariknya, Kejurda tahun ini menghadirkan peserta dari berbagai rentang usia. Tercatat ada pecatur termuda berusia 4 tahun asal Karawang, sementara peserta tertua berusia 73 tahun. Dari Kota Sukabumi sendiri, terdapat peserta termuda berusia 5 tahun yang turut bersaing dalam kejuaraan tersebut.
Ayep menegaskan, target Kota Sukabumi pada Kejurda kali ini adalah meraih gelar juara umum dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Target kita tentu juara umum. Insya Allah seluruh pertandingan berjalan fair play dan menjadi ajang pembinaan yang positif bagi para atlet,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pengurus Kota Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Sukabumi yang dinilai aktif dalam melakukan pembinaan atlet, khususnya di bawah kepemimpinan Ketua Percasi Kota Sukabumi, Hendi.
“Pak Hendi cukup aktif dan bagus dalam membina catur Kota Sukabumi. Bahkan penyelenggaraan Kejurda ini merupakan salah satu inisiatif beliau sebagai Ketua Percasi Kota Sukabumi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian Percasi Kota Sukabumi, Erwin Argundata, menjelaskan bahwa Kejurda Catur Jawa Barat 2026 mempertandingkan 17 kategori, terdiri dari 14 kelompok junior, senior putra, senior putri, dan veteran. Sebanyak 344 peserta dari 24 kabupaten/kota di Jawa Barat ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Dari total 27 kabupaten/kota, hanya tiga daerah yang tidak mengirimkan perwakilan.
“Total peserta yang hadir dan mengikuti pertandingan sebanyak 344 orang. Selain 17 kelas resmi, ada juga dua kelas hiburan berupa pertandingan antar pengurus dan ketua umum,” jelas Erwin.
Kejurda tahun ini juga semakin bergengsi dengan hadirnya sejumlah pecatur nasional dan internasional. Di antaranya Dede Liu, pemegang gelar Master Internasional (MI), kemudian Hamdani Rudin, serta Arief Abdul Hafiz dari Bogor yang juga bergelar MI dan kerap memperkuat Indonesia dalam berbagai turnamen internasional.
Dengan jumlah peserta yang besar, kehadiran pecatur nasional, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Percasi, Kejurda Catur Jawa Barat 2026 di Kota Sukabumi diharapkan menjadi ajang lahirnya bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat dan Indonesia di masa mendatang.













