SUKABUMI — Sesaat sebelum pelaksanaan kegiatan “Gelar Panggung Harapan Anak” dimulai, seluruh panitia yang terlibat dalam event Kids Star Casting 2026 menyampaikan klarifikasi resmi terkait pembatalan kegiatan tersebut yang semula dijadwalkan pada 26 April 2026 lalu.
Melalui juru bicara panitia, Anis Z Qolbi, pernyataan klarifikasi dibacakan sebagai bentuk tanggung jawab kepada para peserta, orang tua, serta masyarakat luas atas polemik yang terjadi. Dalam keterangannya, panitia menyatakan bahwa mereka juga merupakan pihak yang dirugikan dalam permasalahan ini.
Panitia mengaku merasa tertipu atas situasi yang terjadi, terutama karena adanya pengelolaan administrasi dan keuangan yang berada di luar kewenangan mereka.
“Kami tegaskan bahwa seluruh panitia tidak terlibat dalam dugaan penyalahgunaan dana pendaftaran maupun tindakan lain yang merugikan peserta. Segala hal yang terjadi di luar pengetahuan dan persetujuan kami,” ujar Anis saat membacakan pernyataan resmi, Jumat (1/5/26).
Meski demikian, panitia tetap menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kekecewaan dan keresahan yang dialami para peserta dan orang tua. Mereka juga menyoroti dampak psikologis yang dirasakan anak-anak akibat batalnya ajang tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, panitia berinisiatif menghadirkan kegiatan bertajuk “Gelar Panggung Harapan Anak” dengan tema “Semua Anak Berhak Tampil”. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pemulihan semangat, kekuatan mental, serta dukungan moral bagi anak-anak agar tetap percaya diri dalam menyalurkan bakat.
“Kami ingin anak-anak tetap memiliki ruang untuk tampil dan berkembang, meskipun dalam situasi yang tidak ideal. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap mereka,” lanjutnya.
Selain itu, panitia juga mendorong agar persoalan administrasi dan keuangan yang menjadi keluhan peserta dapat diselesaikan melalui jalur yang berlaku secara transparan dan bertanggung jawab.
Di akhir pernyataannya, panitia berharap klarifikasi ini dapat menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya para orang tua peserta. Mereka juga menyampaikan apresiasi atas perhatian, pengertian, dan dukungan dari berbagai pihak.
Dengan adanya kegiatan “Gelar Panggung Harapan Anak”, diharapkan semangat dan kepercayaan diri anak-anak tetap terjaga, serta menjadi momentum pemulihan dari polemik yang terjadi sebelumnya.












