SUKABUMI — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kota Sukabumi menggelar kegiatan halal bihalal di aula pertemuan DPD PKS Kota Sukabumi, Minggu (12/4/26). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen antar kader pasca bulan Ramadan.
Ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kekuatan utama PKS bukan terletak pada besarnya materi yang dimiliki, melainkan pada soliditas kader dan kuatnya keterikatan hati di antara sesama anggota.
“Momentum ini sebagai ajang silaturahmi, sekaligus menegaskan bahwa kekuatan utama PKS bukan pada materi, tetapi pada kesolidan kader dan keterikatan hati,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Badan Pembinaan Pejabat Publik DPP PKS, Achmad Fahmi, perwakilan PDW PKS Jawa Barat, Ketua DPRD Kota Sukabumi, jajaran pengurus DPD PKS Kota Sukabumi, serta penceramah Dede Baharsyah Almunir. Hadir pula pengurus MPD, DED, dan keluarga besar PKS Kota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Danny juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan bulan Syawal sebagai momentum peningkatan diri. Ia menjelaskan bahwa makna Syawal adalah peningkatan, sehingga nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan harus terus dijaga dan ditingkatkan.
“Kita berada di bulan Syawal. Artinya peningkatan. Spirit ketaatan, pengorbanan, dan kedisiplinan yang telah kita pupuk selama Ramadan tidak boleh luntur. Justru harus kita konversikan menjadi energi pergerakan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesabaran, ketangguhan, dan persatuan dalam menjalankan dakwah serta pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, ego sektoral harus disingkirkan demi kepentingan umat yang lebih besar.
“Jika di bulan Ramadan kita mampu bersabar menahan lapar demi ketaatan kepada Allah, maka dalam medan dakwah dan pelayanan di Kota Sukabumi ini, kita harus lebih sabar, tangguh, dan solid,” tambahnya.
Danny pun mengajak seluruh kader untuk menjadikan momentum halal bihalal sebagai titik awal untuk kembali bergerak aktif dalam berbagai agenda pelayanan masyarakat.
“Mari jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk kembali tancap gas. Agenda pelayanan keumatan sudah menanti di depan mata. Dakwah ini membutuhkan stamina yang kuat, dan stamina itu bersumber dari ukhuwah serta kesolidan kita semua,” pungkasnya.













