SUKABUMI – Sebanyak 450 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengikuti kegiatan Profiling ASN (Pro ASN) yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Asesmen berbasis Computer Assisted Test (CAT) ini berlangsung selama tiga hari di Lab Komputer SMAN 3 Kota Sukabumi, Rabu (12/11) sampai dengan Jumat (14/11/25).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari program prioritas nasional untuk Penguatan ASN berbasis Merit, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Hasil Pro ASN akan menjadi fondasi data yang krusial untuk pemetaan kompetensi, perencanaan karier, serta proses mutasi dan promosi jabatan yang lebih transparan dan objektif.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa Pro ASN ini dilakukan sebagai upaya memetakan seseorang terkait passion. “Pro ASN ini sebagai upaya untuk memudahkan menempatkan ASN sesuai dengan passionnya, kedepannya insyaallah akan semakin profesional,” ungkap Ayep Zaki usai melakukan kunjungan pelaksanan Profilling ASN di lingkungan Kota Sukabumi yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi di SMAN 3 pada Kamis (13/11/25).
Ayep menambahkan, dalam Pro ASN tahun ini peserta harus menjawab sebanyak 773 soal dengan durasi pengerjaannya selama empat jam. “Yang mengikuti Pro ASN ini baru 450 pegawai yang ada di lingkungan pemerintah kota Sukabumi, ini sangat luar biasa ya, mereka harus menjawab 773 soal pertanyaan dalam waktu empat jam,” kata Ayep Zaki.
Menurutnya, Profilling sebagai upaya meningkatkan kualitas dalam bekerja bagi ASN ke dan implementasi untuk menaikkan kinerja sumber daya manusia (SDM) Pemkot Sukabumi. Wali Kota memandang pentingnya mempunyai gedung asesmen center dan peralatan sendiri dalam melaksanakan kegiatan seperti sekarang ini.
“Saat ini kita masih menggunakan fasilitas laboratorium komputer milik SMAN 3 Kota Sukabumi. Kedepannya insyaallah kita usahakan akan mempunyai gedung dan fasilitas sendiri. Karena ini penting,” pungkasnya.












