SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Sukabumi menuju Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Lapang Merdeka Kota Sukabumi pada Rabu (10/09/25) ini mengusung tema “Ngahiji Berprestasi – Kota Sukabumi Bercahaya” dan dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Kadispora Kota Sukabumi, jajaran Forkopimda, para atlet kontingen, pelatih, serta tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan pemberian penghargaan kepada atlet, pelatih, dan pegiat olahraga yang telah berkontribusi dalam mengharumkan nama Kota Sukabumi di berbagai kejuaraan.
Salah satu atlet peraih penghargaan dari Pemerintah Kota Sukabumi adalah Sabrina Ristawan, atlet Pickleball yang tampil memukau pada penyelenggaraan PON XXI Sumatra-Aceh, tahun 2024 lalu.
Meski berstatus eksebisi, Sabrina sukses menyumbangkan tiga medali sekaligus untuk kontingen Jawa Barat, diantaranya dua medali perak kategori Ganda Putri dan Ganda Campuran, serta satu medali lagi dari kategori beregu. Adapun untuk Ganda Campuran tersebut, Sabrina Ristawan berpasangan dengan Alfi Ricky, pada Ganda Putri, Sabrina Ristawan berpasangan dengan Willyani Rahmawati.
Kepada media, Sabrina mengaku bangga dengan capaian yang diraihnya pada PON XXI di Sumatera-Aceh 2024 lalu. Sebab, menjadi satu-satunya perwakilan Kota Sukabumi diajang bergengsi empat tahunan tersebut.
“Saya merasa senang dan bangga bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Sukabumi. Walaupun olahraga Pickleball masih terbilang baru, tapi sekarang sangat digemari didaerah dan provinsi -provinsi lainnya karena mudah dan menyenangkan,” ungkap Sabrina.
Sementara Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki menegaskan bahwa Haornas adalah momentum istimewa yang bukan sekadar perayaan olahraga, tetapi juga simbol kebangkitan bangsa melalui semangat sportivitas, persatuan, dan karakter juang.
“Olahraga bukan hanya aktivitas jasmani, melainkan gerakan kebangsaan yang mampu menyatukan rakyat dan membangun karakter. Apalagi tahun ini kita memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sebuah bukti bahwa persatuan dan pengorbanan adalah kunci keberlangsungan bangsa,” ungkapnya.












