SUKABUMI – Ade Reza Bahtiar, mendatangi Kantor CIMB Niaga Auto Finance cabang Sukabumi untuk mempertanyakan keberadaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Toyota Rush yang hingga saat ini tidak kunjung diberikan CIMB Niaga Auto Finance Cabang Sukabumi.
Padahal, sejak tiga bulan lalu Ade sudah melunasi utang piutangnya sebesar Rp.53.000.000 langsung di Kantor CIMB Niaga Auto Finance Cabang Sukabumi dengan bukti kwitansi dilengkapi cap hingga bukti keterangan lunas.
Kuasa hukum nasabah, Nur Hikmat yang turut mendampingi menjelaskan, kejadian bermula saat Ade meminjam uang dan menjaminkan BPKB pada 13 September 2022 dengan tenor selama 36 bulan.

Berjalan satu tahun tepatnya 6 September 2023, akhirnya Ade memutuskan untuk melunasinya dengan jumlah nominal sebesar Rp. 53.000.000. Namun, CIMB Niaga tidak memberikan BPKB yang dijaminkan. “Ya, setelah satu tahun berjalan, klien kami tidak ada kata terlambat dalam melakukan angsuran dan setelah satu taun, klien kami berinisiatif melunasinya. Tetapi setelah melunasi Hutangnya klien kami tidak menerima BPKB tersebut,” kata Hikmat kepada Wartawan, Jumat 1 Desember 2023.
Karena tidak ada kejelasan, sambung Hikmat, Ade terus berupaya mempertanyakan BPKB tersebut kepada CIMB Niaga Auto Finance namun hingga saat ini tidak kunjung ada kepastian. “Hari ini, kami kembali mendatangi CIMB dan bertemu dengan staf operasional untuk membertanyakan BPKB ada atau tidak. Tetapi, staf operasional menyatakan BPKB atas nama Ade Reza tidak ada di CIMB Niaga Auto Finance Sukabumi,” ujarnya.
Sebab itu, tim kuasa hukum bakal melayangkan Gugatan secara perdata untuk meminta pertanggungjawaban CIMB Niaga Auto Finance Sukabumi. “Upaya hukum yang terukur akan ditempuh dan dilakukan dengan menggugat secara perdata. Tuntutannya, BPKB dapat segera diserahkan oleh CIMB Niaga Auto Finance Cabang Sukabumi dengan cara seketika dan sekaligus karena klien kami sudah melunasi hutangnya, serta Cimb Niaga Auto Finance harus mengganti kerugian materil dan imateril,” ucapnya.
Sementara itu, saat wartawan menyambangi dan mencoba mengkonfirmasi terkait persoalan tersebut, pihak kantor CIMB Niaga Finance Sukabumi belum dapat memberikan keterangan. “Mohon maaf pimpinan lagi pada di Jakarta sehingga belum ada yang bisa memberikan keterangan,” singkat salah seorang staf CIMB Niaga Finance Sukabumi yang enggan disebut namanya.















