SUKABUMI – Untuk mencegah terjadinya konflik sosial saat pelaksanaan Pemilu 2024, puluhan mahasiswa dari Jurusan Sistem Informasi, Universitas Nusaputra mengikuti diskusi ringan bersama Satintelkam Polres Sukabumi Kota membahas pentingnya pemilu damai.
Uniknya, usai melakukan diskusi, para mahasiswa dan Polisi ini memperagakan pemilu damai dengan cara bermain bola di lapangan mini soccer yang berada di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Kamis, 9 November 2023.
Salah satu mahasiswa Jurusan Sistem Informasi, Santana mengungkapkan, diskusi ringan yang digelar tentunya membahas pemilu damai 2024 mendatang agar tidak menjadi konflik di masyarakat.
“Apalagi kita sebagai kaum intelektual harus paham dan mewaspada isu dan informasi hoaks yang dapat memprovokasi dan terjadinya konflik sesama,” ucapnya.

Melihat kontestasi Pilpres saat ini sudah mengerucut kepada tiga pasangan calon. Santana pun berharap tidak adanya potensi perpecahan dan konflik antar pendukung satu sama lainnya.
“Ini yang perlu kita sadari secara bersama-sama, janga sampai ini terjadi,” katanya.
Melaui petandingan sepak bola ini, Santata mengungkapkan, ibaratkan pasangan calon yang sedang bertanding atau berkontestasi di Pileg atau pun Pilpres nanti.
Sementara pendukung atau suporter masing-masing dari luar langsung menyaksikan pertandingan tersebut.
“Dari pertandingan ini tentunya ada yang kalah dan menang, begitu juga dalam pemilu. Teruntuk kita sebagai pendukung harus menerima itu, jangan sampai gegara pilpres harus bermusuh-musuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setyaningsih mengungkapkan, Polisi dan Mahasiswa harus sama-sama membangun komitmen dalam berupaya mewujudkan pemilu damai 2024.
Mahasiswa yang merupakan salah satu pilar demokrasi cenderung menjadi acuan dan referensi informasi bagi sebagian besar masyarakat.
“Sedangkan Polri merupakan institusi yang bertugas menjaga dan mencegah terjadinya konflik, termasuk menjelang dan saat proses pemilu berlangsung,” ujarnya.
Tentunya kata Astuti, kedua institusi ini akan sangat mendukung dalam berupaya menciptakan suasana damai saat pemilu.
“Inilah yang menjadi dasar pemikiran pimpinan Polri untuk bersinergi dengan Mahasiswa dalam berupaya menciptakan situasi yang kondusif menjelang dan saat Pemilu 2024,” tutupnya.













