SUKABUMI – Polisi masih terus melakukan penyelidikan soal kasus sopir taksi online yang ditemukan tewas dalam kondisi tangan dan kaki terikat hingga mulut dilakban di dalam kendaraannya yang terparkir di halaman minimarket di Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Yanto Sudiarto mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa 4 orang saksi, dan masih mendalami rekaman CCtV.
“Perkembangan sampai dengan saat ini, yaitu kita masih dalam penyelidikan dan ada beberapa saksi sudah kita lakukan pemeriksaan terkait temu mayat di Bencoy, Cireunghas,” kata Yanto Jumat (10/11/2023).
Dalam CCTV yang beredar, terlihat ada dua orang terduga pelaku dengan sengaja meninggalkan kendaraan mobil Daihatsu Xenia berwarna putih yang didalamnya terdapat korban dalam kondisi tewas mengenaskan, diketahui korban berinisial S (55) warga Depok yang merupakan sopir taksi online.
“Sampai saat ini kita masih dalam penyelidikan. Dan memang dsri hasil sementara kita juga belum bisa memastikan apakah itu pelaku atau yang lain, kita harus lakukan penyelidikan supaya kasus ini segera terungkap,” tuturnya
Selain rekaman CCTV, Polisi juga menemukan barang bukti berupa pakaian dalam wanita (singlet) dari dalam mobil tersebut. “Masih kita dalami dan dalam penyelidikan. Kita mohon doanya supaya perkara ini segera terungkap,” jelasnya.
Saat ini pihak Kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. “Kemarin kita sudah autopsi dan kita masih menunggu hasil autopsinya seperti apa,” tutupnya.
Sebelumnya, Seorang sopir taksi online ditemukan tewas dalam kondisi tangan dan kaki terikat hingga mulut dilakban di dalam kendaraannya yang terparkir di halaman minimarket di Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Cireunghas, Ipda Hendrayana, mengungkapkan, penemuan mayat pria yang terdapat di dalam mobil Daihatsu Xenia berwarna putih tersebut bermula dari kecurigaan warga akibat mobil tersebut telah terparkir cukup lama di halaman minimarket. Warga kemudian melaporkan temuan ini kepada pihak kepolisian pada Selasa (7/11/2023) malam.















