SUKABUMI — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi memperkuat komunikasi dengan partai politik melalui kunjungan langsung ke kantor-kantor peserta pemilu. Kali ini, rombongan komisioner KPU Kota Sukabumi menyambangi Kantor DPD Partai Golkar Kota Sukabumi di Jalan Pabuaran, Kecamatan Warudoyong, Kamis (27/8/2026).
Rombongan dipimpin langsung Ketua KPU Kota Sukabumi Imam Sutrisno. Ia didampingi Dikrillah dari Divisi Teknis Penyelenggaraan serta Nenda Suhanda dari Divisi Perencanaan, Data dan Informasi.
Kedatangan jajaran KPU tersebut diterima Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Sukabumi Hasen Chandra bersama tiga anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Sukabumi, yakni H. Gundar Qolyubi, Agus Rakhman, dan Suhud Jayakusumah, serta unsur pimpinan DPD Golkar lainnya.
Imam mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari program KPU Kota Sukabumi untuk membangun komunikasi langsung dengan seluruh partai politik.
“Tidak hanya Partai Golkar, targetnya seluruh partai dapat kami kunjungi,” kata Imam.
Menurutnya, komunikasi tersebut penting untuk menyampaikan berbagai informasi terbaru mengenai perkembangan, kegiatan, dan aktivitas KPU, termasuk sejumlah hal yang membutuhkan keterlibatan partai politik.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan.
Selain itu, KPU juga tengah fokus menjalankan dua program strategis nasional, yakni sosialisasi dan pendidikan pemilih secara berkelanjutan serta pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.
Imam menegaskan, pemutakhiran data pemilih tidak dilakukan hanya menjelang tahapan penetapan daftar pemilih tetap (DPT).
“Kami lakukan secara berkelanjutan, secara berkala. Jadi tidak ada lagi isu nanti di akhir bahwa DPT itu tiba-tiba ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembaruan data dilakukan setiap tiga bulan. Bahkan, KPU saat ini juga menjalankan proses coklit terbatas sebagai bagian dari pemutakhiran data secara berkesinambungan.
Dengan pola tersebut, KPU ingin memastikan persoalan data pemilih dapat diantisipasi sejak dini, bukan baru menjadi perhatian ketika tahapan pemilu sudah semakin dekat.
“Coklit tidak hanya dilakukan di dekat-dekat masa penetapan DPT, tetapi juga kami lakukan secara berkelanjutan setiap tiga bulan,” tegasnya.
Imam menyebut KPU Kota Sukabumi telah bersurat kepada seluruh partai politik untuk menjadwalkan kunjungan. Namun, waktu pelaksanaan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing partai. Untuk kunjungan ke Partai Golkar, misalnya, jadwal ditentukan berdasarkan waktu yang diajukan oleh pihak Golkar.

Sebelumnya, KPU Kota Sukabumi juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah partai, di antaranya PKB, PAN, PPP, Perindo, dan Gerindra. Sementara sejumlah partai lainnya seperti NasDem dan PDI Perjuangan masih masuk dalam daftar yang akan dikunjungi.
“Masih ada beberapa,” kata Imam.
Dalam pertemuan tersebut, KPU juga menyampaikan perkembangan regulasi kepemiluan terbaru. Imam mengatakan, aturan terbaru yang saat ini berkaitan langsung dengan tahapan KPU adalah mengenai pemutakhiran data pemilih.
Adapun sejumlah isu lain, termasuk perubahan waktu pelaksanaan pemilu maupun wacana perubahan jumlah daerah pemilihan (dapil), belum menjadi keputusan resmi.
“Belum termasuk perubahan waktu pemilu. Wacana empat dapil juga belum. Itu masih wacana,” ujar Imam.
Imam pun memastikan komunikasi dengan partai politik akan terus dilakukan agar setiap perkembangan tahapan dan kebijakan kepemiluan dapat diketahui sejak awal oleh seluruh peserta pemilu.












