SUKABUMI — Perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi mulai menghangat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Sukabumi 2026. Salah satu nama yang menyatakan diri siap bertarung adalah A.A. Brata Soedirdja, SH.
Wakil Ketua Bidang Hukum DPD Partai Golkar Kota Sukabumi itu memastikan dirinya akan berpartisipasi aktif sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi dalam Musda yang rencananya digelar sekitar September 2026.
Melalui media perpesanan Whatapps, Brata bahkan mengaku telah membentuk tim pemenangan. Langkah konsolidasi pun mulai disiapkan untuk menggalang dukungan dari berbagai struktur dan organisasi yang berada di lingkungan Partai Golkar.
“Saya sudah membentuk tim pemenangan dan sudah menjadwalkan untuk mulai melakukan sosialisasi dan konsolidasi,” ujar Brata, Rabu (26/8/2026).
Konsolidasi tersebut akan menyasar Pimpinan Partai Golkar tingkat kecamatan se-Kota Sukabumi, organisasi masyarakat pendiri Partai Golkar, organisasi yang didirikan Partai Golkar, hingga organisasi sayap partai.
Tak berhenti di tingkat akar rumput, Brata juga berencana melakukan komunikasi politik dengan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat basis dukungan menjelang Musda.
Dalam waktu dekat, ia akan menjadwalkan kunjungan dan komunikasi dengan jajaran DPD Partai Golkar Jawa Barat untuk menyampaikan kesiapan sekaligus meminta dukungan dalam kontestasi Musda XI.
Bagi Brata, pencalonannya bukan sekadar perebutan jabatan ketua. Ia mengklaim membawa agenda untuk mengembalikan kekuatan politik Partai Golkar di Kota Sukabumi.
“Saya merasa terpanggil untuk kembali mempertahankan kebesaran Partai Golkar di Kota Sukabumi,” katanya.
Ia menegaskan, Golkar harus kembali menjadi kekuatan politik utama di Kota Sukabumi. Target politik yang lebih besar pun telah dipasang, yakni mengembalikan kejayaan partai hingga mampu menjadi pemenang dalam Pilkada Kota Sukabumi mendatang.
“Sudah saatnya DPD Partai Golkar Kota Sukabumi kembali berjaya dan menjadi pemenang dalam Pilkada Kota Sukabumi yang akan datang,” tegasnya.
Pernyataan Brata tersebut sekaligus menandai dimulainya dinamika politik internal Golkar Kota Sukabumi menuju Musda XI. Konsolidasi antarstruktur, perebutan dukungan pemilik suara, serta kemampuan calon merumuskan arah politik partai akan menjadi pertaruhan penting dalam menentukan siapa yang akan memimpin Golkar Kota Sukabumi ke depan.
Musda XI nantinya bukan hanya memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum menentukan apakah Golkar mampu melakukan konsolidasi kekuatan dan membangun kembali mesin politiknya untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya.












