SUKABUMI – Media sosial di Kota Sukabumi mendadak ramai setelah Ketua Bidang I Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Sukabumi, Kia Florita, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan yang selama ini diemban. Unggahan tersebut sontak memicu berbagai spekulasi dari warganet.
Melalui akun Facebook dan Instagram pribadinya, Kia Florita yang juga merupakan istri Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyampaikan pesan yang menyiratkan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban atas amanah yang pernah diberikan kepadanya.
“Setiap gelar yang disematkan adalah tanggung jawab besar bagi kita, tanggung jawab kepada manusia dan kepada Sang Pencipta. Bukan hanya sekadar nama di atas kertas yang ditandatangani, kita wajib menjalankannya sebaik-baiknya karena itu adalah amanah,” tulis Kia.
Dalam unggahannya, Kia mengaku telah mengemban amanah tersebut selama sekitar satu tahun. Kini, menurutnya, saatnya ia “menanggalkan seragam” PKK.
“Alhamdulillah cukup satu tahun saya mengemban amanah itu dan saat ini saya harus menanggalkan seragam ini,” lanjutnya.
Meski tidak lagi berada di dalam struktur organisasi PKK, Kia menegaskan pengabdiannya kepada masyarakat Kota Sukabumi tidak akan berhenti. Ia meyakini masih banyak jalan untuk terus memberikan manfaat.
“Semoga di tempat lain saya bisa mengabdi meskipun tidak dalam organisasi ini. Yang terpenting selama itu bermanfaat untuk masyarakat, apa pun jalannya insyaallah saya akan lakukan,” tulisnya.
Kia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keputusan tersebut. Ia mengakui langkah itu bukan keputusan yang mudah, namun berharap masyarakat tetap mendukung langkah-langkah positif yang akan dilakukannya ke depan.
Ia bahkan memastikan akan tetap aktif menyuarakan isu-isu yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui media sosial pribadinya.
“Saya akan banyak berbagi hal positif yang berhubungan dengan seragam itu tanpa harus menggunakannya. Karena bagaimanapun saya punya tanggung jawab besar bagi anak-anak dan para perempuan,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan redaksi, dalam beberapa bulan terakhir Kia Florita memang lebih banyak terlihat aktif di berbagai kegiatan lingkungan bersama LSM Restoe Boemi. Kegiatannya antara lain berfokus pada penanganan persoalan sampah, aksi sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai alasan pengunduran diri Kia Florita dari kepengurusan di TP PKK Kota Sukabumi. Keputusan tersebut masih menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.













