SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana membuka Sosialisasi Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Sukabumi yang digelar di Opproom Setda Kota Sukabumi, Rabu (4/03/26).
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Regional 2 Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah, Asda III, Kepala DKP3, Kepala Diskumindag, Kepala Bappeda, Kabag Perekonomian, serta perwakilan perbankan se-Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi selaku Ketua TPAKD menyampaikan apresiasi atas peran strategis TPAKD dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah.
Dalam pertemuan bersama TPAKD dan 29 perbankan di Kota Sukabumi, termasuk Direktur OJK, ditegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan sektor perbankan menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi tahun 2025–2026.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Eneng Rahmi, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut sekaligus menjadi momentum dimulainya kembali Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) setelah cukup lama vakum.
Menurutnya, pengaktifan kembali TPAKD diharapkan mampu mempercepat berbagai program strategis yang menyentuh langsung masyarakat.
“Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali TPAKD. Targetnya jelas, bagaimana akses keuangan bisa lebih merata dan berdampak nyata bagi warga,” ungkap Rahmi.
Adapun sejumlah program yang menjadi prioritas dalam rapat tersebut antara lain penguatan tabungan pelajar, optimalisasi pinjaman bagi pelaku UMKM, asuransi petani, tabungan kurban, serta dukungan terhadap program unggulan daerah.
Dengan sinergi antara pemerintah, OJK, perbankan, dan OPD, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis penguatan sektor keuangan daerah dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.












