SUKABUMI – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi kembali menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) membaca nyaring. Kali ini Bimtek Membaca Nyaring (Read Aloud) bersama para ibu rumah tangga se Kota Sukabumi, yang diselenggarakan di ruang pertemuan lantai 3 Gedung Dispusipda Kota Sukabumi, Jumat (14/11/25).
Pelatihan ini mengajak orang tua untuk berperan aktif dalam menumbuhkan minat baca anak di rumah. Materi yang dibahas meliputi cara memilih buku anak yang tepat, membaca dengan intonasi menarik, dan membangun rutinitas membaca yang menyenangkan dalam keluarga.
Praktisi Read Aloud, Dian Wahyu Puspitasari yang bertindak sebagai narasumber mengajak peserta untuk percaya diri menggunakan suara mereka sebagai alat mendidik dan mengasuh. “Setiap orang tua bisa jadi pendongeng terbaik untuk anaknya,” ungkapnya di tengah sesi praktik membaca.
Dalam sesi pelatihan, Dian membagikan teknik sederhana namun efektif agar anak betah mendengarkan cerita, mulai dari intonasi suara, mimik wajah, hingga penggunaan alat peraga sederhana seperti boneka. “Membaca nyaring itu seperti mengajak anak bertualang di dunia cerita. Kalau dibawakan dengan rasa, anak akan mengingatnya seumur hidup,” ujarnya.

Kepala Dispusipda Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan menjelaskan bahwa Bimtek Membaca Nyaring merupakan salah satu upaya menumbuhkan budaya membaca sejak dini. “Kegiatan ini menjadi wadah pemberdayaan ibu rumah tangga agar mampu berperan aktif dalam pendidikan anak, khususnya pada usia emas perkembangan mereka. Melalui metode membaca nyaring (read aloud), para peserta diajak memahami bahwa proses membacakan buku kepada anak bukan sekadar menyuarakan kata-kata, tetapi juga menghidupkan cerita, melibatkan emosi, dan mengajak anak berinteraksi,” terang Asep.
Asep berharap, keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan di rumah dan lingkungan sekitar, sehingga budaya literasi semakin mengakar di Kota Sukabumi. “Kedepan, Ibu-ibu rumah tangga ini diharapkan mampu menjadi motor literasi keluarga sekaligus agen perubahan yang menginspirasi warga lain untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.












