SUKABUMI — Dunia esports kini bukan lagi sekadar tempat menghabiskan waktu dengan bermain game. Bagi generasi muda, esports bisa menjadi ruang untuk mengasah strategi, membangun kerja sama tim, melatih sportivitas hingga membuka jalan menuju prestasi.
Semangat itulah yang dibawa Milenial Generation DPC PKB Kota Sukabumi melalui KZM Cup Mobile Legends Tournament 2.0. Turnamen Mobile Legends Bang Bang tersebut akan menjadi salah satu kegiatan kreatif dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Mengusung tema “Indonesia vs Merdeka”, turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2026 di GOR Bulutangkis Satria, Ciaul Pasir, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Tak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan total hadiah Rp10 juta bagi para peserta yang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Ketua Milenial Generation sekaligus Sekretaris DPC PKB Kota Sukabumi, Sabrina Ristawan, mengatakan turnamen tersebut sengaja dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi.
“Turnamen ini bukan hanya hiburan. Ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus wadah menyalurkan hobi esports dan mencari bibit-bibit pemain berbakat dari Kota Sukabumi,” ujar Sabrina.
Menurutnya, perkembangan esports harus diarahkan menjadi kegiatan yang produktif. Generasi muda tidak cukup hanya menjadi penonton atau pemain biasa, tetapi juga harus diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan berkompetisi secara sehat.
Sabrina berharap dari turnamen tersebut muncul talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Kota Sukabumi ke level kompetisi yang lebih tinggi.
“Harapannya, mereka bisa mengharumkan nama diri dan lingkungan di kompetisi yang lebih luas,” katanya.
Ia menegaskan, Milenial Generation PKB Kota Sukabumi ingin terus menghadirkan ruang kegiatan yang positif bagi anak muda. Salah satunya melalui kegiatan kepemudaan dan olahraga, termasuk olahraga elektronik atau esports.
“Kami dari Milenial Generation sekaligus pengurus DPC PKB Kota Sukabumi ingin menjadikan ajang ini sebagai wadah kepemudaan dan keolahragaan, khususnya Mobile Legends,” tegasnya.
Menurut Sabrina, esports memiliki potensi besar untuk membentuk karakter generasi muda apabila dijalankan dengan semangat kompetisi yang sehat. Kemampuan menyusun strategi, berkomunikasi, bekerja sama dan mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam permainan.
Karena itu, KZM Cup Mobile Legends Tournament 2.0 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi memperebutkan hadiah. Lebih jauh, ajang tersebut menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar mampu menyalurkan energi dan kreativitasnya ke kegiatan yang positif.
“Semoga turnamen Mobile Legends ini bisa menjadi bagian penting dalam pembinaan pemuda Milenial DPC PKB agar lebih baik dan positif di masyarakat,” ujar Sabrina.
Di tengah momentum kemerdekaan, turnamen ini sekaligus menjadi pesan bahwa anak muda memiliki banyak cara untuk mengisi kemerdekaan. Bukan hanya dengan seremonial, tetapi juga dengan berkarya, berkompetisi, membangun kebersamaan dan mengejar prestasi.
KZM Cup 2.0 pun diharapkan menjadi panggung awal bagi talenta-talenta esports Sukabumi untuk menunjukkan bahwa bermain game, ketika diarahkan dengan benar, juga bisa menjadi jalan menuju prestasi.














