SUKABUMI – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sukabumi resmi memulai program Kick Off Inkubator Bisnis 2026 sebagai langkah nyata mendorong lahirnya wirausahawan baru di Kota Sukabumi. Kegiatan tersebut digelar di Kantor DPD PKS Kota Sukabumi, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini diikuti 29 peserta dari kalangan pelaku UMKM. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD PKS Kota Sukabumi Abdul Kohar, Ketua Bidang Boemkraf DPD PKS Kota Sukabumi Dini Bayu Subagio, jajaran pengurus DPD PKS, pengurus Boemkraf, para mentor, serta pelaku UMKM,
Dalam sambutan Ketua DPD PKS yang disampaikan Sekretaris DPD PKS Abdul Kohar disebutkan peluncuran Inkubator Bisnis bukan sekadar seremoni. Melainkan awal dari gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembinaan UMKM yang berkelanjutan
“Hari ini bukan sekadar peluncuran sebuah program Hari ini adalah awal dari sebuah gerakan untuk membangun kemandirian ekonomi, melahirkan pengusaha-pengusaha baru, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ujarnya.
la menegaskan, PKS meyakini bahwa politik harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui program pemberdayaan ekonomi yang mencakup pendampingan usaha, penguatan jejaring, peningkatan kapasitas pelaku usaha, hingga pengembangan ekosistem UMKM Melalui Inkubator Bisnis 2026, peserta akan mendapatkan pendampingan agar mampu mengembangkan usaha, memanfaatkan teknologi digital, memperkuat manajemen bisnis, hingga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Secara terpisah, ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, mengatakan peluncuran Inkubator Bisnis 2026 merupakan bentuk kepedulian nyata PKS terhadap pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat.
“Melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses permodalan dan pemasaran, PKS Kota Sukabumi berupaya membantu pelaku UMKM agar naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujar Danny.
Menurutnya, penguatan UMKM bukan sekadar meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi daerah.
“Kami meyakini bahwa ketika UMKM tumbuh dan berkembang, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan ekonomi daerah menjadi lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman,” katanya.

Sementara itu, sekretaris DPD PKS kota Sukabumi, Abdul Kohar, pihaknya mengapresiasi Boemkraf yang telah menggagas dan menyelenggarakan program tersebut. Menurut dia, pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari komitmen PKS dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“DPD mendorong kader untuk tampil paling depan dalam membangun kepedulian terhadap UMKM Harapannya UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang, tumbuh, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat luas,” kata Abdul Kohar.
la menuturkan, Inkubator Bisnis menjadi implementasi program kaderisasi dan pelayanan publik PKS yang menitikberatkan pada peningkatan kemandirian ekonomi kader sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Tujuan utamanya adalah mendorong kemandirian ekonomi kader, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat kemampuan untuk membantu masyarakat dari aspek ekonomi. ltu menjadi salah satu fokus pelayanan PKS kepada masyarakat,” pungkas Kohar.
Melalui Kick Off Inkubator Bisnis 2026 ini, DPD PKS Kota Sukabumi berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang berani memulai usaha, berinovasi, dan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PKS untuk terus hadir melayani dan mengabdi melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.













