SUKABUMI – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, meninjau langsung kondisi Stadion Surya Kencana pada Sabtu (11/7/2026), sehari setelah pelaksanaan Konser Primaria yang digelar Jumat (10/7/2026). Dalam peninjauan tersebut, Bobby memastikan proses pembersihan stadion berjalan cepat berkat kolaborasi berbagai pihak.
Bobby didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi Yudi Sutriana, Direktur Bank Sampah Sukabumi Yusi Yulistiawati, serta jajaran DLH dan Disporapar. Petugas gabungan langsung bergerak cepat membersihkan sampah dan material yang tersisa usai konser.
Menurut Bobby, total sampah yang dihasilkan dari kegiatan tersebut mencapai 4,4 ton. Namun, tidak seluruhnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul karena dilakukan pemilahan sejak di lokasi acara.
“Dari total 4,4 ton sampah, sebanyak 1 ton merupakan sampah anorganik seperti plastik dan botol. Sebanyak 200 kilogram langsung diserap Bank Sampah, sedangkan sisanya dikelola bersama para pengepul,” ujar Bobby.
Selain itu, sekitar 1 ton sampah organik dialokasikan ke Rumah Maggot Selabintana, dengan sekitar 300 kilogram diolah langsung di lokasi. Sementara residu yang benar-benar dibuang ke TPA Cikundul hanya sekitar 2,4 ton.
“Artinya, kita berhasil menahan 2 ton sampah agar tidak menumpuk di TPA. Ini menjadi bukti bahwa persoalan sampah bisa ditangani secara kreatif melalui kolaborasi,” katanya.
Bobby menegaskan, pola pengelolaan sampah seperti ini akan terus diterapkan pada berbagai kegiatan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi dengan melibatkan Bank Sampah dan para pengepul. Ia juga menilai pemanfaatan Stadion Surya Kencana sebagai lokasi kegiatan ekonomi memiliki manfaat ganda.
Selain menggerakkan perekonomian, pajak dari penjualan tiket konser yang masuk ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) akan digunakan kembali untuk pemeliharaan stadion dan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras di lapangan. Mari bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kota Sukabumi,” pungkas Bobby.












