SUKABUMI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Negeri 10 Kota Sukabumi. Sekolah tersebut sukses menyandingkan gelar juara tunggal putra dan tunggal putri pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Cabang Olahraga Bulutangkis tingkat Kota Sukabumi 2026.
Dua atlet andalan SMPN 10, Mohammad Malik Jauharie di nomor tunggal putra dan Freya Shaki Faiha di nomor tunggal putri, berhasil menaklukkan lawan-lawannya di partai final yang berlangsung di GOR Ciaul Ngahiji, Kamis (11/6/2026).
Atas keberhasilan tersebut, Malik dan Freya berhak mewakili Kota Sukabumi pada ajang O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026.
Kepada wartawan, Malik mengaku optimistis mampu meraih gelar juara sejak awal turnamen. Menurutnya, lawan yang dihadapi di babak final sudah sangat dikenalnya karena sering bertemu dalam berbagai kejuaraan maupun sesi latihan.
Pada partai puncak, Malik sukses mengalahkan Arfa Virendra Mahardika dari SMPN 1 Kota Sukabumi untuk memastikan gelar juara tunggal putra.
Kepercayaan diri Malik bukan tanpa alasan. Putra dari mantan pebulutangkis senior Kota Sukabumi, Danny, itu memiliki pengalaman bertanding yang cukup matang dan telah mengoleksi berbagai gelar juara sejak duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar.
Menggeluti olahraga bulutangkis sejak usia delapan tahun, Malik bertekad memberikan penampilan terbaik saat membela Kota Sukabumi di tingkat Jawa Barat.
“Saya akan berusaha maksimal dan memberikan yang terbaik untuk Kota Sukabumi di O2SN tingkat Jawa Barat nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Guru Pembina Ekstrakurikuler Bulutangkis SMPN 10 Kota Sukabumi, Ruslan Setiawan, mengaku bangga atas pencapaian dua atlet binaannya yang berhasil memenuhi target sekolah.
Menurut Ruslan, baik Malik maupun Freya merupakan atlet yang telah ditempa di klub bulutangkis sehingga memiliki kualitas dan mental bertanding yang baik. Malik berkembang melalui PB Arjuna, sedangkan Freya dibina oleh PB Mutiara Kardinal Bandung.
“Mereka memang dibesarkan di klub. Ketika dipanggil sekolah untuk mengikuti O2SN, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membantu sekolah meraih prestasi. Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan,” kata Ruslan.
Ia mengungkapkan, sejak awal pihaknya menargetkan gelar juara pertama untuk nomor tunggal putra dan putri. Target tersebut akhirnya berhasil diwujudkan pada O2SN tahun ini.
“Alhamdulillah sesuai target. Tahun ini kami menargetkan juara satu putra dan juara satu putri. Tahun lalu target putra tercapai dengan juara satu dan dua, sementara untuk putri belum ada target karena belum memiliki atlet yang siap bersaing,” ungkapnya.
Terkait persiapan menghadapi O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat, Ruslan menjelaskan bahwa pembinaan prestasi atlet tetap dilakukan melalui klub masing-masing. Pihak sekolah berperan dalam mengawasi aspek pendidikan dan menjaga komunikasi intensif dengan klub agar perkembangan atlet tetap terpantau.
“Sekolah tidak memiliki program sekolah olahraga khusus. Karena itu, pembinaan prestasi kami serahkan kepada klub. Namun kami tetap mengontrol dari sisi pendidikan dan terus berkomunikasi dengan klub agar latihan mereka berjalan maksimal,” jelasnya.
Ruslan berharap Malik dan Freya mampu mempertahankan performa terbaiknya dan kembali mengharumkan nama Kota Sukabumi di tingkat provinsi.
“Mudah-mudahan di O2SN Jawa Barat nanti mereka bisa meraih hasil terbaik dan naik podium. Kami optimistis karena mereka sudah menunjukkan kemampuan luar biasa di tingkat kota,” pungkasnya.













