SUKABUMI — Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Gundar Qolyubi, kembali menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa persidangan III tahun sidang 2025/2026 yang digelar di Kampung Babakan Mageung RT 01 RW 04, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Selasa (26/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih menjadi kebutuhan prioritas di lingkungan mereka, mulai dari infrastruktur hingga penanganan persampahan.
Gundar Qolyubi mengatakan, mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan infrastruktur lingkungan yang dinilai masih perlu perhatian pemerintah daerah.
“Tadi ada beberapa aspirasi dari masyarakat yang disampaikan. Khususnya terkait infrastruktur wilayah, seperti jalan lingkungan,” ujar Gundar kepada wartawan usai kegiatan reses.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan usulan terkait penanganan sampah di lingkungan permukiman. Menurut Gundar, persoalan persampahan menjadi salah satu isu yang cukup banyak disampaikan masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Ia menilai aspirasi tersebut menjadi catatan penting yang nantinya akan dibahas dan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD Kota Sukabumi agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Gundar menegaskan kegiatan reses merupakan bagian penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pemerintah daerah. Melalui reses, anggota dewan dapat mengetahui langsung kondisi dan persoalan yang dihadapi warga di lapangan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur lingkungan dan penanganan sampah harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut kualitas hidup masyarakat sehari-hari.
“Kami tentu akan berupaya mendorong agar aspirasi masyarakat ini bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah,” katanya.
Dalam suasana yang berlangsung hangat dan interaktif, warga juga berharap pemerintah dapat lebih cepat merespons kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah permukiman padat penduduk.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, perangkat wilayah, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai masukan dan harapan kepada wakil rakyat mereka.













