SUKABUMI – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKS, Danny Ramdhani, menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Danny saat menggelar reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026 di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (24/5/2026).
Dalam kegiatan reses tersebut, Danny mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan gerakan menanam tanaman dapur dan tanaman obat keluarga (TOGA) di lingkungan rumah masing-masing.
Menurutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus mendorong terwujudnya ketahanan pangan mulai dari tingkat rumah tangga, lingkungan warga, hingga Kota Sukabumi secara menyeluruh. Salah satunya melalui program pekarangan hijau yang ditanami berbagai tanaman produktif.
“Selama ini kebiasaan menanam tanaman yang bermanfaat mulai hilang. Mudah-mudahan program ini bisa kembali membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada,” ujar Danny.
Ia menilai, saat ini masyarakat mulai bergeser dari kebiasaan menanam tanaman pangan ke tanaman hias. Padahal, keberadaan tanaman pangan di pekarangan rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Danny berharap gerakan penghijauan pekarangan dapat menjadi program bersama masyarakat. Selain memperkuat ketahanan pangan keluarga, langkah tersebut juga diyakini mampu menciptakan lingkungan yang lebih asri, sehat, dan nyaman.

Selain mendorong pemanfaatan pekarangan rumah, Danny juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mendorong warga melakukan pemilahan sampah serta mengolah limbah organik menjadi kompos.
Menurutnya, pengolahan sampah berbasis masyarakat dapat menjadi salah satu solusi atas persoalan lingkungan yang kerap muncul di permukiman warga. Bahkan, pengelolaan sampah organik dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat.
“Ke depan masyarakat bisa membuat kompos sendiri. Dua program ini mudah-mudahan bisa menjadi cuan bagi masyarakat sekaligus membantu mengatasi persoalan lingkungan,” pungkasnya.












