SUKABUMI – Pemuda dinilai memiliki peran penting sebagai mitra kritis sekaligus strategis dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, usai berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kota Sukabumi, Senin (9/3/2026) petang di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi.
Dalam pertemuan tersebut, Ayep Zaki menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang dialog dengan para pemuda untuk bersama-sama mengawal arah pembangunan Kota Sukabumi ke depan.
“Pemuda adalah mitra kritis dan strategis dalam membangun kota. Kehadiran KNPI dan OKP sangat penting untuk memberikan masukan serta mengawal jalannya pembangunan,” ujar Ayep.
Di hadapan para pengurus organisasi kepemudaan, ia memaparkan fokus pembangunan yang akan dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi dalam tiga tahun ke depan. Menurutnya, prioritas utama akan diarahkan pada penguatan infrastruktur dasar.
“Di hadapan anak-anak muda hebat ini, saya tegaskan arah pembangunan kita. Tiga tahun ke depan, fokus utama Pemkot adalah infrastruktur dasar. Kita akan pastikan jalanan dibangun dengan kualitas cor beton agar awet, sistem drainase menggunakan u-ditch, dan tata kelola sampah bisa tuntas,” jelasnya.
Setelah fondasi infrastruktur dinilai kuat, pemerintah kota akan melanjutkan pembenahan pada sektor sumber daya manusia, khususnya dalam birokrasi pemerintahan.
“Setelah fondasi fisik ini kuat, kita akan gaspol membenahi SDM birokrasi melalui sistem manajemen talenta atau merit system agar pelayanan publik semakin prima dan terukur melalui AKIP,” tambahnya.
Ayep juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi tidak anti terhadap kritik. Bahkan, ia mengajak seluruh elemen organisasi kepemudaan untuk terus menyampaikan kritik yang bersifat konstruktif dan konstitusional.
“Pemerintah Kota Sukabumi tidak anti-kritik. Justru saya mengajak seluruh elemen OKP untuk terus memberikan kritik yang konstruktif dan konstitusional,” tegasnya.
Terkait dukungan anggaran bagi organisasi kepemudaan, Ayep menyebutkan bahwa hibah untuk KNPI akan diberikan secara proporsional hingga terpilihnya kepengurusan baru dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
Di akhir pertemuan, ia mengajak para pemuda untuk bersama-sama mengawal pembangunan Kota Sukabumi.
“Mari anak muda Sukabumi, kita kawal bersama pembangunan kota kita tercinta,” pungkasnya.












