SUKABUMI – Praditya Adhigana Global School (PAGS) menggelar kegiatan Open House yang dihadiri orang tua calon siswa jenjang SMP dan SMA, Minggu (22/2/2026), bertempat di Grand Cikareo Regency, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan secara resmi konsep dan program pendidikan PAGS kepada masyarakat, setelah sebelumnya sekolah tersebut diresmikan pada 13 Februari 2026.
Founder Praditya Jala Adighana, dr. Hervi Nuryania Mega Reza, menjelaskan bahwa Open House menjadi momentum untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait sistem pendidikan, jenjang, serta kesiapan operasional sekolah.
“Memang banyak yang mempertanyakan sekolah ini seperti apa dan jenjangnya terdiri dari apa saja. Hari ini kami secara terbuka dan resmi memberikan informasi bahwa SMP dan SMA Praditya Adhigana Global School akan dibuka untuk Tahun Ajaran 2026–2027,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Juli 2026 mendatang, siswa SMP dan SMA sudah dapat mulai bersekolah di PAGS.
Untuk jenjang SMP, dr. Hervi menyebutkan gedung telah siap 100 persen. Saat ini pihak sekolah tengah melakukan proses rekrutmen pendidik dan tenaga kependidikan.
“Pada bulan April, Mei, dan Juni akan dilakukan training development bagi para guru yang didampingi mitra strategis akademik kami dari Edu Global School,” jelasnya.
Pendampingan tersebut bertujuan memastikan kualitas tenaga pendidik sesuai dengan standar dan visi pendidikan yang diusung PAGS. Sementara itu, pembangunan gedung SMA masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada Juni 2026. Setelah itu, akan dilakukan peresmian gedung SMA agar pada Juli siswa dapat langsung menempati fasilitas baru secara nyaman.
Menariknya, untuk jenjang SMA, PAGS menghadirkan dua sistem pendidikan, yakni boarding (asrama) dan non-boarding.
Menurut dr. Hervi, permintaan orang tua dari Sukabumi agar tersedia sistem non-boarding cukup kuat. Karena itu, pihak sekolah membuka opsi non-boarding bagi siswa dari Sukabumi, sementara siswa dari luar kota dapat memilih program boarding.
Fasilitas boarding sendiri telah disiapkan dengan memanfaatkan cottage guesthouse di area belakang sekolah. Setiap cottage memiliki sekitar lima kamar yang dirancang nyaman untuk menunjang aktivitas belajar siswa.
“Untuk boarding insya Allah sudah siap. Satu cottage sekitar lima kamar dan siap digunakan,” tambahnya.

Selain itu, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) resmi dibuka setelah pelaksanaan Open House. Ujian seleksi masuk dijadwalkan mulai Sabtu pekan depan. Bagi orang tua yang berminat dapat mendaftarkan putra-putrinya melalui media sosial resmi PAGS, website pradityaadidana.com, maupun kontak person yang tertera di Instagram sekolah. Pada hari Open House, tercatat 43 calon siswa SMP dan 7 calon siswa SMA yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami sudah mulai menyebarkan link pendaftaran untuk diisi sebelum ujian seleksi hari Sabtu,” ungkap dr. Hervi.
Menurut Hervi, untuk tahun ajaran perdana ini, PAGS menargetkan minimal satu kelas untuk masing-masing jenjang, dengan kapasitas 20 siswa per kelas. Target maksimal dua kelas atau sekitar 40 siswa untuk SMP maupun SMA.
“Kami siap menampung baik SMA boarding maupun non-boarding,” tegasnya.
Masih menurut Hervi, PAGS membuka tiga jalur penerimaan siswa baru, yakni:
Jalur Reguler (berbiaya mandiri)
Jalur Beasiswa Bantuan Prestasi
Jalur Beasiswa Penuh
Untuk beasiswa penuh, diperuntukkan bagi siswa dari keluarga prasejahtera yang dibuktikan dengan SKTM, bersedia disurvei jika diperlukan, serta memiliki prestasi tingkat nasional yang tersertifikasi Puspresnas, baik medali perunggu, perak, maupun emas. Prestasi tersebut dapat berasal dari bidang akademik maupun olahraga yang termasuk dalam sertifikasi Puspresnas.
Dengan konsep pendidikan yang diklaim mengedepankan kualitas, pendampingan akademik, serta pilihan sistem belajar yang fleksibel, PAGS berharap dapat menjadi alternatif baru pendidikan di Kota Sukabumi dan sekitarnya.














