SUKABUMI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi mendesak agar usulan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) bisa direalisasikan Walikota Sukabumi, Ayep Zaki.
Hal tersebut ditegaskan anggota komisi III DPRD Kota Sukabumi, Abdul Kohar disela-sela Musrenbang tingkat Kecamatan Gunung Puyuh, Kamis (29/01/26). “Tidak ada alasan kepala daerah tidak merealisasikan hasil Musrenbang,” katanya.
Pasalnya, kata politisi Partai PKS itu bahwa usulan tersebut merupakan murni keinginan dan harapan akar rumput yang lahir dari rahim kebutuhan dasar masyarakat.
“Bila memang kepala daerah menginginkan pembangunan mampu menyentuh jantung masyarakat. Sehingga, hasil Musrenbang harus benar-benar direalisasikan pemerintah,” katanya.
Dia menegaskan Musrenbang merupakan program yang didasari perudang-undangan sangat luar biasa bagusnya. Apalagi keberadaan didasari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga tidak ada ada alasan kepala daerah tidak merealisaikan Musrenbang.

Sementara itu, Walikota Sukabumi Ayep Zaki menghadiri Musrenbang Kecamatan Gunungpuyuh menekankan pentingnya persatuan dan kolaborasi seluruh elemen dalam membangun Kota Sukabumi. “Kota Sukabumi tidak bisa dibangun oleh satu orang. Hanya bisa dibangun oleh seluruh komponen, baik eksekutif, legislatif, Forkopimda, institusi vertikal, partai politik, ormas, dan tentu masyarakat,” katanya.
Dia memberikan apresiasi kekompakan Musrenbang Kecamatan Gunungpuyuh yang dihadiri lima anggota DPRD dari berbagai fraksi. Ayep Zaki mengatakam sinergitas antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci agar aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang terencana, teranggarkan, dan diawasi dengan baik.
Dalam arahannya, Wali Kota juga menyampaikan target Pemerintah Kota Sukabumi untuk meningkatkan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari sekitar Rp1,175 triliun menuju Rp1,4 triliun melalui berbagai ikhtiar peningkatan pendapatan daerah. “Kalau kita kompak, insyaallah percepatan pembangunan akan luar biasa,” ujarnya.
Pembangunan Fisik Dia mengatakan Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan pengerjaan fisik berbagai proyek infrastruktur mulai berjalan pada pertengahan hingga akhir Februari 2026. “Dan hal tersebut dapat dilakukan setelah seluruh proses administrasi SIPD dan lelang rampung,” katanya.
Kepala daerah berharap melalui Musrenbang tingkat kecamatan ini, Pemkot berharap pembangunan Kota Sukabumi ke depan benar-benar tidak hanya berbasis kebutuhan riil masyarakat. “Tapi berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya.














