SUKABUMI — Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2025 yang digelar di Halaman Dinas Sosial Kota Sukabumi menjadi momentum penegasan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, adil, dan berkeadaban. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait, Selasa (23/12).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan komitmennya untuk fokus menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas, khususnya terkait akses pekerjaan dan perlindungan hak-hak mereka. “Saya akan fokus menyelesaikan masalah khusus disabilitas. Para pengusaha, minimal satu unit usaha itu satu orang yang bekerja adalah penyandang disabilitas, termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki.
Ia menegaskan, upaya tersebut akan ditempuh melalui penyusunan regulasi daerah agar pelaksanaannya tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. Menurutnya, keberadaan peraturan daerah (perda) menjadi landasan hukum penting dalam menjamin keberlanjutan dan kepastian kebijakan yang berpihak kepada penyandang disabilitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, menjelaskan bahwa penyelenggaraan peringatan Hari Disabilitas Internasional merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong terbangunnya masyarakat yang inklusif dan berkeadilan sosial. “Festival ini bertujuan memberi ruang ekspresi, penghargaan, serta pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, dan anak jalanan,” jelas Een.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan penguatan kesadaran publik tentang pentingnya kesetaraan hak serta peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kelompok rentan.

Sekretaris Dinas Sosial, dr Lulis Delawati, menambahkan bahwa Hari Disabilitas Internasional tahun 2025 mengambil tema ‘Inklusiland: Everyone Shines, Everyone Matters’, dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tahun 2025 dengan tema ‘Solidaritas Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas’. “Pelaksanaan kegiatan Festival Sosial ini merupakan kegiatan kali pertama di Dinas Sosial, dengan rangkaian kegiatan berupa pertunjukan, penampilan musik dan tari, serta kegiatan apresiasi bagi para peserta dan juga sebagai ajang berbagi,” kata Lulis.
Menurutnya, peserta kegiatan melibatkan penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, anak jalanan, komunitas sosial, lembaga kesejahteraan sosial, serta relawan sosial.
Lulis mengucapkan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya untuk pihak-pihak yang peduli terhadap kegiatan sosial yang terdiri dari:
▪ BJB
▪ BRI
▪ Rumah Sakit Syamsudin
▪ PDAM
▪ 5 Naga
▪ PT. SDM
▪ PT. Sarana Bani Medical
▪ Klinik Doklis
▪ RS Asyifa
▪ RS Ridho Galih
▪ RS Al-Mulk
▪ RS Hermina
▪ RS Kartika
▪ PT Telkom
▪ Dinas Kesehatan
▪ BPJS Ketenagakerjaan
▪ Hotel Balcony
▪ CV Bahagia
▪ Santa Sea
▪ Setwan DPRD
▪ Kecap GAN
▪ BPKPD
▪ BPR
▪ Mie Sedap dan Kapal Api
“Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat Inklusiland: Everyone Shines, Everyone Matters dan Solidaritas Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas benar-benar dapat dirasakan dan diwujudkan dalam kehidupan sosial masyarakat Kota Sukabumi,” pungkasnya.













