SUKABUMI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sukabumi merangkul PLN UP3 Sukabumi menggelar kegiatan Semarak Peduli dan UMKM Bangkit yang berlangsung di area PLN UP3 Sukabumi pada Kamis (18/12/25).
Ketua Kadin Sukabumi Fetty Mulyani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kadin Sukabumi, PLN UP3 Sukabumi, serta Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Sukabumi.
“Kegiatan ini mengusung tema Semarak Peduli dan UMKM Bangkit sebagai upaya mendorong kepedulian sosial dan pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Fetty.
Menurut Fetty, kondisi harga kebutuhan pokok atau sembako di pasaran saat ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal tersebut disebabkan oleh terbatasnya pasokan bahan baku sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Untuk kondisi harga sembako hari ini memang sedang naik, karena pasokan bahan kurang. Akibatnya, masyarakat kesulitan mendapatkan barang yang dibutuhkan,” ujar Fetty.
Ia menyebutkan, kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditas utama seperti beras, telur, daging, serta hasil pertanian. Salah satu faktor penyebabnya adalah kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga berdampak pada hasil produksi dan distribusi bahan pangan.
“Faktor cuaca juga sangat berpengaruh. Ketika pasokan berkurang, otomatis harga menjadi naik dan daya beli masyarakat pun menurun,” kata dia.
Fetty berharap pemerintah dapat lebih peduli terhadap ketersediaan pasokan bahan pokok di pasar agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan daya beli tetap terjaga.
Fetty menambahkan, kenaikan harga bahan pokok tentunya sangat berdampak bagi kehidupan masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Melalui kegiatan Semarak Peduli dan UMKM Bangkit ini, Kadin Sukabumi berharap sinergi antara dunia usaha, BUMN, dan pemerintah dapat terus diperkuat demi menjaga stabilitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.













