SUKABUMI – PLT. Lurah Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Hauwera Aulia Handayani, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Koordinasi Majelis Taklim (BKMM) yang secara rutin dan istiqamah terus melaksanakan pertemuan. Menurut Hauwera yang akrab dipanggil Uni Wera, bahwa “Majelis Taklim adalah jantung spiritual masyarakat, dan keberadaan BKMM ini sangat strategis.
Pertemuan rutin ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga merupakan wadah penting untuk memperdalam Ilmu agama dan memperkuat akhlak keluarga di tengah tantangan zaman,” ungkap Uni Wera, Senin (27/10/25).
Uni Wera menambahkan bahwa keberadaan BKMM dapat mempererat ukhuwah islamiyah, menjaga kekompakan antar warga, yang merupakan modal sosial yang tak ternilai harganya bagi kemajuan pemerintahan di wilayah.
“Saya mengharapkan agar niat baik dan setiap langkah kita menuju majelis ilmu ini dicatat sebagai amal saleh di sisi Allah SWT,” tambah Uni Wera.
Ia pun menyampaikan beberapa himbauan penting yang berkaitan dengan program prioritas dan kondisi terkini di Kelurahan Gedong Panjang dan Kota Sukabumi secara umum.
1. Aksi Nyata untuk Kota Sehat dan Bersih (Dukungan Adipura)
Pemerintah Kota Sukabumi saat ini tengah berjuang keras untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan kebersihan dalam rangka meraih penghargaan Adipura. Peran para sangat sentral dalam urusan kebersihan rumah tangga dan lingkungan. Sehingga diharapkan kesadaran ini bisa ditingkatkan. Q memilah sampah dari rumah tangga masing-masing (organik dan anorganik).
Mengaktifkan kembali budaya gotong royong dan Jumsih (Jumat Bersih) di lingkungan masing-masing, terutama membersihkan saluran air (drainase) agar terhindar dari genangan dan penyakit. Selalu menjaga lingkungan agar selalu resik (bersih) dan indah.

2. Penguatan Kesehatan Keluarga (Pencegahan Stunting)
BKMM Kelurahan Gedong Panjang telah menjadi mitra utama Kelurahan dalam upaya pencegahan stunting. Isu ini adalah prioritas nasional dan lokal, karena menyangkut masa depan generasi. Diharapkan para ibu BKMM menjadi agen informasi gizi dan kesehatan di keluarga dan lingkungan masing-masing.
Mengaktifkan pemanfaatan Posyandu dan Posyandu Remaja (Posrem). Selain mengawasi tumbuh kembang anak-anak sejak dini, karena keluarga yang sehat adalah pilar utama masyarakat yang kuat.
3. Kewajiban Perpajakan: Pembayaran PBB Tepat Waktu
Ini adalah hal yang fundamental bagi pembangunan kelurahan dan kota Sukabumi. Dana dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, hingga pelayanan dasar. Diimbau agar warga msayarakat dapat segera menunaikan kewajiban pembayaran PBB tepat pada waktunya, menjadikan Kelurahan Gedong Panjang sebagai kelurahan yang tingkat kesadaran membayar pajaknya paling tinggi di Kota Sukabumi. Karena kepatuhan pajak adalah bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam membangun daerah.
4. Ketahanan dan Kewaspadaan Lingkungan
Di tengah dinamika cuaca dan sosial, diimbau agar warga meningkatkan kewaspadaan dini, terutama terkait potensi bencana alam dan isu-isu sosial. Laporkan segera kepada RT/RW atau Kelurahan jika ada potensi gangguan keamanan atau hal-hal mencurigakan lainnya.
”Saya berharap, dengan sinergi antara nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan kepatuhan dalam berkontribusi pada pembangunan daerah, dapat mewujudkan Kelurahan Gedong Panjang yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkas Uni Wera.












