SUKABUMI – Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi terus berkomitmen dalam mencetak lulusan yang berkualitas melalui berbagai program pendukung. Salah satu program yang menonjol adalah Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), yang menjadi fondasi penting dalam membentuk mahasiswa baru menjadi praktisi hukum yang kompeten dan berkarakter.
Ketua STH Pasundan Sukabumi, Dr. H. Dudi Warsudin, S.H., M.H, menjelaskan PKKBM di STH Pasundan Sukabumi merupakan agenda wajib tahunan yang harus diikuti mahasiswa baru dirancang untuk membantu beradaptasi dengan lingkungan akademik serta memberikan wawasan mendalam tentang dunia hukum.
Tidak hanya sebatas pengenalan kampus, kegiatan ini juga fokus pada pengembangan karakter, etika, dan profesionalitas, yang menjadi kunci penting bagi seorang praktisi hukum. Pada tahun ini, PKKBM diikuti oleh 77 mahasiswa baru, dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 16 Oktober sampai dengan 19 Oktober 2025.
Dudi menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai calon praktisi hukum yang memiliki integritas dan tanggung jawab moral yang tinggi.
“PKKMB bukan hanya soal mengenal kampus, tapi juga soal menanamkan nilai-nilai dasar yang akan menjadi pedoman selama menempuh studi di STH Pasundan Sukabumi dan dalam praktik hukum kelak, mereka juga dikenalkan dengan lembaga-lembaga apa saja termasuk dosennya juga diperkenalkan,” terang Dudi.
Menurut Dudi, pihaknya mentargetkan dalam pelaksanaan PPKMB di STH Pasundan Sukabumi adalah mencetak mahasiswa yang siap dalam mengikuti proses belajar mengajar di kampus.
“Peserta PPKMB atau mahasiswa baru itu harus siap mengikuti materi-materi perkuliahan dari setiap dosen, karena suasana kampus itu berbeda dengan suasana SMA, jadi tanggung jawab itu melekat kepada dirinya sebagai mahasiswa,” kata Dudi.
Dudi menambahkan, selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa baru mendapatkan 19 materi yang sangat relevan dengan profesi hukum. Mulai dari pemahaman dasar tentang hukum, etika profesi, hingga pentingnya pemikiran kritis dan analisis yang mendalam. Selain itu, sesi diskusi dan simulasi kasus hukum juga menjadi bagian dari program, memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung bagaimana menangani kasus nyata.

Menurutnya, STH Pasundan Sukabumi juga memperkuat program ini dengan menghadirkan sejumlah praktisi hukum dan alumni sukses sebagai pembicara. Mereka berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis yang sangat berharga bagi mahasiswa baru.
“Dari 19 materi yang akan diberikan itu, 16 materi berasal dari internal dan 3 materi dari eksternal atau dari alumni sendiri,” ungkap Dudi.
Dengan adanya program PKKMB, STH Pasundan Sukabumi, Dudi berharap para mahasiswa baru bisa lebih siap menghadapi tantangan selama masa studi dan juga dalam dunia kerja. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi praktisi hukum yang kompeten, tetapi juga berkarakter dan berintegritas tinggi, mampu menjadi agen perubahan di masyarakat. PKKMB ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen STH Pasundan Sukabumi dalam mencetak lulusan hukum yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas dan tanggung jawab sosial yang tinggi.












