SUKABUMI – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 80 belum berakhir, berbagai kegiatan seperti perlombaan, pertandingan olahraga, pentas seni, dan lainnya masih terlihat dari pelosok hingga kota.
Seperti yang yang terlihat hari Kamis pagi, (21/08/25) warga di Kecamatan Warudoyong tampak antusias mengikuti jalan santai dengan start dan finishnya dilakukan di depan kantor Kecamatan Warudoyong.
Dengan menggunakan atribut dan aksesoris yang didominasi warna merah dan putih bertema kemerdekaan, mereka berjalan mengelilingi jalan Kecamatan dengan rute yang telah ditentukan pihak panitia.
Camat Warudoyong, Sandra Teguh Utama mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI sekaligus HUT Jawa Barat ke 80.
“Kegiatan hari ini tadi pagi diawali dengan senam bersama warga yang dilanjutkan dengan jalan santai dengan jarak satu kilo meter biar warga tidak merasa capek dan diikuti oleh 250 warga di Kecamatan Warudoyong,” ujar Sandra.
Menurut Sandra, semua warga peserta jalan santai berasal dari kader Posyandu yang berbaur bersama warga. Hanya saja menurutnya, walau penyelenggaraan bersifat dadakan tetapi acara bisa berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah walau tiga hari menyiapkan penyelenggaraan, tetapi acara dapat berjalan lancar, inginnya sih diikuti ribuan peserta tapi dengan persiapan yang minim bisa diikuti oleh 250 peserta itu sudah luar biasa,” imbuhnya.
Sandra menambahkan, penyelenggaraan dikakukan dengan sistem pemberdayaan atau memaksimalkan potensi yang ada di Kecamatan Warudoyong.
“Semua acara pemberdayaan saja walau ada juga sponsor yang memberikan bantuan untuk hadiah, namun sebagian besar kita dari aparat Kecamatan yang turun langsung dengan tujuan ingin masyarakat tambah bersama dan bersatu dalam mewujudkan tujuan bersama,” kata Sandra.
Sandra menyebut, makna Hari Kemerdekaan ke 80 tahun ini bagi baginya adalah lebih dalam karena melibatkan tanggung jawab kepemimpinan dan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan.
“Hari Kemerdekaan bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga panggilan untuk mewujudkan semangat kemerdekaan dalam tindakan nyata, seperti membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga persatuan,” pungkasnya.












