SUKABUMI – Panitia Khusus atau Pansus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menggelar rapat kerja antara DPRD Kota Sukabumi dengan unsur pemerintah daerah serta Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan, berlangsung di salah satu Hotel di Jalan Siliwangi, Kecamatan Cikole dan dilakukan secara tertutup, Senin (14/7/25).
Ketua Pansus RPJMD Kota Sukabumi, Bambang Herawanto menyebut selain pembahasan tentang RPJMD pihaknya juga mempertanyakan tentang peran Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan yang sudah bekerja melalui SK Wali Kota No. 188.45/43-BAPPEDA/2025.
Bambang mengaku, pihaknya banyak melontarkan pertanyaan kepada ketua tim, Ubaidillah tentang apa saja yang dilakukan Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan Kota Sukabumi terkait RPJMD dan bagaimana menyingkronkannnya dengan visi misi Wali Kota. Sehingga ini menurutnya akan menjadi beban dan tanggung jawab mereka jangan sampai tidak nyambung dengan visi misi Wali Kota.
“Jika melihat paparan yang mereka sampaikan tadi, sebetulnya gak perlu tuh ada tim-tim an seandainya SKPD nya bisa mencerna keinginan Wali Kota,” ungkap Bambang.
Bambang melihat bahwa keberadaan Tim ini mulai dirasakan banyak manfaatnya dibanding dengan beberapa SKPD yang belum bisa menangkap keinginan Wali Kota. “Alhamdulillah sekarang sudah tampak membaik, cuma kan kami belum tahu isi kepala dari teman-teman Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan ini, makanya kita hari ini cari tahu dan membedah apa sih yang ada dalam pemikiran mereka,” jelas Bambang.
Bambang melanjutkan bahwa apa yang dilakukan Tim Komunikasi Percepatan Daerah ini adalah untuk membantu Wali Kota dalam mengkomunikasikan keinginan-keinginan Wali Kota kepada SKPD. “Nah, ini kan sebetulnya sudah saya sampaikan kepada ketua tim (Ubaidillah) sebetulnya Wali Kota gak butuh tim-tim seperti itu kalau seandainya Dinas kita bisa menyerap apa yang diharapkan Wali Kota dan dilaksanakan sebaik-baiknya, tapi selama ini mungkin ASN kita belum sigap dan belum tanggap apa yang menjadi program-programnya maka diperlukanlah tim itu,” kata Bambang.
Masih kata Bambang, apa yang diutarakan Ubaidillah selaku ketua tim, intinya bagus dan tinggal nanti prakteknya seperti apa. “Contoh dalam konteks peningkatan PAD bagaimana upaya-upaya penyerapan PAD itu dibuat dengan pola misalkan dibuat dengan sistem yang lebih baik tidak mudah bocor dan tentunya bisa diterima langsung manfaatnya oleh Pemerintah Daerah,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan harapannya dengan keberadaan Tim Komunikasi Percepatan Pembangunn tidak lagi menjadi satu kegiatan yang bermanfaat bagi kelompok tertentu tapi terbuka untuk siapapun masyarakat Sukabumi yang memang berusaha dan berkegiatan usaha untuk berkecimpung dalam kegiatan yang ada di Kota Sukabumi.
“Saya secara pribadi termasuk orang yang tidak sefaham jika seandainya nanti ini menjadi kerajaan-kerajaan kecil di Kota Sukabumi,” pungkasnya.












