SUKABUMI – Ketua Yayasan Pasim Sukabumi, Wati Purnaningrum, melantik sekaligus memimpin prosesi serah terima jabatan Kepala Sekolah di Lingkungan Yayasan Pasim, di Ruang Pertemuan Hotel Balcony, Jumat ( 11/7/25).
Dalam sambutannya, Wati mengatakan bahwa pergantian jabatan Kepala Sekolah masing-masing unit mulai dari TK, SD, SMP dan SMK sudah menjadi regulasi di Yayasan Pasim. Untuk pergantian kepemimpinan ini rutin dilakukan setiap 2 tahun sekali.
“Siapapun bisa menggantikan untuk menjadi Kepala Sekolah, kita sangat terbuka, semua guru-guru punya kesempatan yang sama untuk menjadi Kepala Sekolah, tentunya dengan melewati beberapa kualifikasi yang sudah kita tentukan dan pengalaman serta kemampuan akademik. Ada beberapa tes yang kita siapkan untuk mereka,” ungkap Wati.
Wati menambahkan, dalam Pemilihan Kepala Sekolah ini walaupun Yayasan dan manajemen sudah mempunyai kandidat, tetapi pihaknya menyerahkan semuanya kepada unit masing-masing dengan melakukan pemilihan secara terbuka dan demokrasi.
“Masa jabatan Kepala Sekolah di Pasim ini hanya cukup 2 periode saja dan untuk tahun ini kita telah melakukan serah terima jabatan dan pergantian Kepala Sekolah pada unit TK, SD dan SMP, sedangkan untuk SMK hanya perpanjangan SK dari kepala sekolah sebelumnya,” kata Wati.

Wati juga memberikan pesan untuk kepala sekolah yang baru, untuk bisa melanjutkan program-program dari Kepala Sekolah sebelumnya dan diharapkan Kepala Sekolah yang baru bisa menambah program yang baru dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap Yayasan dan integritas terhadap dunia pendidikan.
“Saya berharap semua Kepala Sekolah dapat bersinergi dengan Yayasan sesuai tujuan utama kita yaitu membangun dunia pendidikan dibawah naungan Yayasan Pasim,” imbuh Wati.
Sementara untuk perkembangan penerimaan siswa baru tahun ini mulai dari unit TK, SD, SMP menurutnya cukup stabil dengan jumlah calon siswa baru sesuai dengan target.
“Untuk SMK tahun 2025 kita ada penurunan dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu ada 400 siswa yang mendaftar, sedangkan tahun ini ada 300 siswa lebih, tapi jumlah itu belum final karena masih banyak yang ingin daftar, sehingga mudah-mudahan bisa melebihi target karena masih ada waktu sampai hari Sabtu (12/7/25) besok,” pungkasnya.












