SUKABUMI – Universitas Nusa Putra kembali menggelar program Ambassador Talk the Series yang menghadirkan Kuasa Usaha Ad Interim Meksiko di Indonesia, H.E. Alonso Martín Gómez Favila, sebagai narasumber utama.
Dalam keterangannya H.E. Alonso menegaskan komitmen Meksiko untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia melalui nilai bersama, kolaborasi multilateral dan pertukaran budaya.
Pada diskusi interaktif itu, H.E. Alonso menyampaikan bahwa kedua negara berkomitmen untuk menghadapi tantangan global dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Sejumlah isu utama yang menjadi perhatian pihaknya termasuk diantaranya ketidakpastian geopolitik, ketergantungan ekonomi, serta isu lingkungan dan energi.
“Strategi ke depan adalah dengan meningkatkan diversifikasi kemitraan, memperkuat aliansi diplomatik, meningkatkan keamanan, serta fokus pada pembangunan berkelanjutan,” kata Alonso.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan soft power melalui diplomasi budaya dan adaptasi terhadap perubahan global sebagai langkah strategis dalam mempererat hubungan kedua negara.
Dalam kesempatan tersebut, Alonso juga menyoroti partisipasi aktif Meksiko dalam acara pemuda MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia) serta kerja sama dalam diplomasi budaya. Ia mengungkapkan bahwa sejak 2001, Indonesia dan Meksiko telah menandatangani perjanjian kerja sama di bidang pendidikan dan budaya
“Salah satu wujud nyata kerja sama adalah adanya institusi pendidikan yang dinamai sesuai dengan negara mitra, seperti Escuela República de Indonesia di Meksiko dan Sekolah Dasar Republik Meksiko di Jakarta,” terang Alonso.
Alonso juga mengajak mahasiswa Universitas Nusa Putra untuk memanfaatkan peluang yang ada, seperti program pertukaran pelajar dan beasiswa yang ditawarkan dalam skema kerja sama bilateral kedua negara.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program-program ini dapat semakin memperkuat hubungan antarwarga dan memperkaya pemahaman lintas budaya.












