SUKABUMI – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Sukabumi terus menjadi pusat perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih bahkan menjadikan pengembangan MPP sebagai salah satu prioritas utama dalam program unggulan mereka yaitu Menyatukan Layanan (Menyala).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan, mengungkapkan komitmen ini terlihat dari kunjungan langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Semua SKPD dikunjungi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih. Ada keinginan kuat dari Wali Kota terpilih yang sesuai dengan program unggulan beliau yang bernama Menyala. Maka, MPP Kota Sukabumi menjadi prioritas beliau,” ujar Iskandar, kemarin (7/2).

Meski mendapat perhatian serius, tapi pengembangan MPP masih menghadapi kendala. Terutama dalam keterbatasan lahan dan fasilitas pendukung. “Permasalahan yang ada di kami saat ini memang terbatasnya tempat atau lahan, seperti kondisi yang bisa disaksikan saat ini,” ungkapnya.
Namun, dia memastikan peningkatan layanan tetap menjadi fokus utama. “Intinya, MPP ini masuk dalam kajian beliau yang ingin melayani masyarakat dengan mudah, cepat, dan berkualitas,” tambahnya.
Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Sukabumi di resmikan oleh Kemenpan RB pada 7 Maret 2024 lalu. Peresmiannya dilakukan secara serentak bersama 16 MPP di Kota/ Kabupaten lainnya di Indonesia dihadiri langsung oleh Pj. Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji.
“Pembangunan MPP ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di masyarakat. Dengan 23 tenant dan 107 layanan, Keberadaan MPP ini sangat membantu masyarakat. Tercatat selama MPP berfungsi terdapat 23.900 dokumen ijin atau non ijin yang di keluarkan. Hal ini berbeda jauh dengan kondisi sebelum MPP ada dan ijin dikeluarkan dimasing-masing instansi,” pungkasnya.
Saat ini, MPP Kota Sukabumi menyediakan layanan dari 32 instansi yang beroperasi setiap hari kerja. Beberapa layanan yang paling sering dikunjungi masyarakat sepanjang tahun 2024 lalu di antaranya pelayanan kependudukan oleh Disdukcapil (pembuatan KTP, KK, akta kelahiran, dan lainnya). Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh DPMPTSP, yang memudahkan pelaku usaha dalam mengurus legalitas usaha mereka. Pembayaran pajak kendaraan yang dikelola oleh P3DW Kota Sukabumi.












