SUKABUMI – Anggota Komisi II DPR RI Heri Gunawan, meresmikan Pondok Pesantren Miftahul Barokah, di Kampung Brunei, RT 04/09, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada Jumat (20/12).
Hadir dalam peresmian Ponpes tersebut, Pimpinan Ponpes Miftahul Barokah KH. Ustadz Jujang, Camat Warudoyong Sandra Teguh Utama, Sekmat Warudoyong, Ketua RW 09 serta warga masyarakat RW 09.
Dalam sambutannya, Heri Gunawan yang akrab disapa Hergun dan juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Gerindra, mengucapkan terima kasih atas undangan yang diterimanya untuk menghadiri acara peresmian tersebut.
“Alhamdulillah, pada hari ini saya dapat bertemu dengan masyarakat dalam acara yang sangat istimewa ini, yang bertujuan untuk mendukung dan memperkuat pendidikan keagamaan bagi anak-anak kita, serta memperkuat dakwah Islam di Sukabumi,” kata Hergun, pada Jumat (20/12).
Menurutnya, perkembangan pondok pesantren di Indonesia menunjukkan kemajuan yang pesat, terutama setelah DPR RI mengesahkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Dengan adanya UU ini, semakin banyak orang tua yang memilih pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak-anak mereka, serta semakin banyak inisiatif untuk mendirikan pesantren.

“Pada hari ini, kita akan bersama-sama meresmikan Peresmian Pondok Pesantren Miftahul Barokah. Kita bisa saksikan bersama, pembangunannya telah selesai dan terlihat gedungnya lebih gagah, besar dan rapi. Harapan kita bersama, pesantren ini akan menjadi tempat pendidikan keagamaan yang disenangi oleh para santri,” tandasnya.
Menurut Hergu, jika melihat bangunan gedung yang bagus, diharapkan para orang tua tidak perlu ragu lagi untuk menempatkan anak-anaknya di Pondok Pesantren Miftahul Barokah. “Insya Allah, anak-anak bapak dan ibu sekalian akan dididik secara bersungguh-sungguh, mengenai materi-materi keagamaan, mulai dari al-qur’an dan hadits, fiqih, tata cara beribadah, dan kitab kuning, yang menjadi ciri khas dari pesantren,” imbuhya.
Hergun berhrap, Pesantren Miftahul Barokah menjadi pusat dakwah, baik untuk lingkungan sekitar maupun untuk Sukabumi, bahkan untuk seluruh wilayah Indonesia. “Karena itu, kalau ada pengajian untuk ibu-ibu atau bapak-bapak, bisa disiarkan secara live melalui youtube. Sehingga, bagi para bapak atau ibu yang rumahnya jauh juga bisa mengikutinya dari tempatnya masing-masing,” pungkasnya.












