SUKABUMI – Wall Climbing merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup populer, terutama di kalangan anak muda zaman sekarang. Konsepnya hampir sama seperti rock climbing. Tapi wall climbing biasanya menggunakan dinding buatan yang dilengkapi batu-batu sebagai pijakan.
Butuh stamina yang kuat untuk melakukan kegiatan wall climbing. Peralatan yang digunakan pun harus lengkap supaya lebih aman. Meski tidak mudah, kepuasan yang dirasakan saat berhasil menaklukkan tantangan bakal bikin ketagihan.
Di Sukabumi sebanyak 73 atlet panjat dinding yang berasal dari 7 Kota/ Kabupaten masing-masing 4 perwakilan Pengcab FPTI dan 30 Klub Panjat di Jawa Barat mengikuti kegiatan Sukabumi Wall Climbing Competition yang dipusatkan di area Gedung Widaria Kencana (GWK) Adventure, Sabtu (09/11).
Uniknya, kejuaraan rutin tahunan ini diikuti atlet-atlet usia muda se Jawa Barat yang diharapkan dapat menjadi atlet-atlet profesional dan menghasilkan prestasi tertinggi seperti yang sudah dicapai oleh atlet Indonesia level Olimpiade baru-baru ini. Selain itu dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan bagi para atlet muda potensial Wall Climbing se-Jawa Barat ini nantinya bisa berkontribusi di level Nasional dan Internasional. Kejuaraan dibuka langsung Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kota Sukabumi Yanto Arisdiyanto.
Ketua pelaksana Bachtiar Wildan Hambali menyatakan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan yang dilaksanakan dan diharapkan kedepannya dapat mencakup level yang lebih luas dan lebih meriah dan bisa melahirkan atlet-atlet profesional yang akan datang. Kejuaraan ini berlangsung selama dua hari yakni hari Sabtu (09/11) dan Minggu (10/11). “Alhamdulillah setelah adanya rekomendasi dari Pengda FPTI Jabar, tadinya biasanya hanya klub saja yang mengetahui adanya kejuaraan, dengan adanya kerjasama dengan FPTI Jawa Barat jadi ada perwakilan langsung dari setiap pengcabnya, bukan hanya dari klub. Intinya kejuaraan ini diwakili oleh peserta dari Pengcab dan Klub di Jawa Barat,” jelas Bachtiar.

Sementara itu Ketua Bidang Kompetisi Pengda FPTI Jabar, Agus Koswara mengatakan, dengan kejuaraan Sukabumi Wall Climbing Competition Vol II Se-Jawa Barat Tahun 2024 ini dapat melihat perkembangan atlet panjat tebing yang nantinya bisa diandalkan di daerahnya maupun di Jawa Barat. “Apa yang dilakukan oleh Sukabumi dalam menggelar kejuaraan SWCC (Sukabumi Wall Climbing Competition) ini adalah bagian dari pembinaan, jadi bukan hanya berlatih saja tetapi harus ada kompetsi, yang mana disitu ada hasil dari latihan tersebut, apakah maksimal atau tidak kalau seandainya didalam kompetisi itu kurang maksimal berarti kan harus ditingkatkan kembali terkait dengan latihan” ungkapnya.
Sukabumi Wall Climbing Competition Vol II Se-Jawa Barat Tahun 2024 diinisiasi oleh Yayasan Bina Olahraga Sembilan dan didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, FPTI Jawa Barat, Pemerintah Kota Sukabumi, Disporapar Kota Sukabumi, KONI Kota Sukabumi dan KORMI Kota Sukabumi. Ada 6 kategori yang di lombakan, masing-masing Speed U11 – 14 Tahun Putra, Speed U11 – 14 Tahun Putri 3, Speed U15 – 18 Tahun Putra 4, Speed U15-18 Tahun Putri 5 di gelar dihari pertama dan hari terakhir besok memperlombakan nomor Speed Umum Putra 6, Speed Umum Putri semua kategori non Pelatnas dan Atlet PON.














