WARTASUKABUMI – Mahasiswa dari Kelompok 10 KKM STKIP Bina Mutiara Sukabumi mengambil langkah besar dalam mendukung peningkatan literasi di Desa Cimanggu dengan membangun “Saung Baca” di SDN Cisonggom, Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. Program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan literasi.
Saung Baca ini menjadi sarana baru bagi siswa SDN Cisonggom dalam memperluas wawasan, dengan dukungan buku bacaan yang menarik dan suasana yang nyaman. Tujuan utamanya adalah membentuk kebiasaan membaca sejak dini dan mendorong kemampuan menulis siswa, yang diharapkan mampu meningkatkan prestasi akademis mereka.
Ketua KKM kelompok 10 STKIP Bina Mutiara Sukabumi, Kisar Nurul Ruswandi mengungkapkan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi di masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak sekolah dasar. “Kami melihat bahwa minat baca dan menulis di kalangan siswa harus terus ditingkatkan, maka melalui Saung Baca ini kami ingin menciptakan tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar dan bermain sambil membaca buku,” ujar Kisar.
Pembangunan Saung Baca di SDN Cisonggom ini dilakukan melalui kolaborasi penuh antara mahasiswa, pihak sekolah, serta dukungan masyarakat setempat. Selain menjadi pusat belajar yang menyenangkan, Saung Baca ini juga diharapkan dapat menjadi ruang berkumpul dan berinteraksi bagi siswa, guru, dan orang tua.
Tidak hanya itu, masih menurut Kaisar, mahasiswa juga menyampaikan tentang pentingnya literasi membaca dan menulis, karena dengan pemahaman literasi yang baik akan mempermudah akses dan proses pendidikan secara keseluruhan. Literasi juga berperan penting dalam pembentukan karakter, lebih mudah memahami informasi, berkomunikasi efektif, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Iis Suryati, S.Pd., S.T. sebagai Kepala SDN Cisonggom mengatakan, para siswanya sangat senang dengan adanya saung baca tersebut. Fasilitas ini menurutnya akan sangat membantu dalam meningkatkan minat baca siswa.

“Saung Baca ini merupakan tambahan yang luar biasa bagi sekolah kami. Kami yakin bahwa anak-anak begitu senang dengan adanya saung baca ini. Fasilitas ini akan sangat membantu dalam meningkatkan minat baca anak-anak, dan kami akan terus memanfaatkan saung ini untuk berbagai kegiatan literasi di sekolah,” ucap Iis dalam sambutannya saat peresmian saung baca.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKM Kelompok 10, Ardi Cahyadireja M.Pd., mengungkapkan harapannya agar fasilitas ini menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan diri. “Kami berharap saung ini menjadi pintu gerbang bagi siswa-siswi untuk mengeksplorasi dunia literasi lebih dalam. Selain itu, kami juga ingin agar masyarakat di sekitar sekolah dapat memanfaatkan fasilitas ini, sehingga literasi menjadi budaya yang tumbuh dan berkembang di Desa Cimanggu,” ucapnya.
Selain literasi baca tulis, mahasiswa KKM Kelompok 10 juga memperkenalkan literasi digital dengan mengajarkan siswa cara menggunakan perangkat teknologi sederhana untuk mendukung pembelajaran mereka. Program ini bertujuan untuk membantu siswa mengenal dan memanfaatkan teknologi dalam belajar, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Dalam beberapa sesi, mahasiswa juga mengajarkan cara mencari informasi secara online, menulis email, dan membuat presentasi sederhana.

Selain itu, mahasiswa KKM juga memperkenalkan kegiatan olahraga tradisional dengan mengajak anak-anak untuk mengenal permainan tradisional lokal, seperti terompah panjang, galasin dan lari balok. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda tidak hanya mengenal budaya lokal tetapi juga berolahraga untuk meningkatkan kesehatan fisik.
Sebagai bagian dari upaya menyosialisasikan pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa KKM Kelompok 10 juga memberikan edukasi mengenai tata cara dan peraturan permainan bola voli kepada masyarakat Desa Cimanggu. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan voli di desa, yang merupakan salah satu olahraga favorit di kalangan masyarakat.
Program KKM Kelompok 10 di Desa Cimanggu ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun mental dan keterampilan siswa dalam hal literasi dan pemanfaatan teknologi. Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa berharap dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan generasi yang lebih melek literasi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dengan rangkaian program yang telah dilakukan, Kelompok 10 KKM STKIP Bina Mutiara Sukabumi tidak hanya berfokus pada literasi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aktif dan penuh semangat di Desa Cimanggu. Mereka berharap program-program ini dapat diteruskan oleh masyarakat untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.














