SUKABUMI – Yayasan Mishbahul Aulad, Nyomplong, Kota Sukabumi melakukan kegiatan bakti sosial dengan menyantuni 100 anak yatim dan berbagi sembako kepada kaum duafa. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara memeriahkan kenaikan kelas sekaligus perpisahan murid-murid Raudhlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan TPQ di Yayasan Mishbahul Aulad, Selasa (11/6/ 2024).
Pemberian santuan, dilakukan oleh Achmad Fahmi sebagai Pembina Yayasan, Camat Warudoyong, perwakilan Baznas, perwakilan sponsor dan pengurus Yayasan sendiri.
Pengurus Yayasan Mishbahul Aulad, Muhammad Sholeh mengatakan, kegiatan berlangsung tiga hari, yaitu sejak tanggal 11 sampai dengan 13 Juni 2024. Dimana hari pertama dilaksanakan pawai bersama yang mengitari Jalan Pajagalan, Jalan Pasundan, Jalan Nyomplong dan berakhir di depan Yayasan Mishbahul Aulad di Jalan Pajagalan.

“Hari kedua juga ada pelepasan dan kenaikan kelas untuk tingkat RA Mishbahul Aulad dan hari Kamis nya ada pelepasan siswa kelas enam di MI dan TPQ, sehingga full Selasa, Rabu dan Kamis kegiatan selama tiga hari,” terang Sholeh.
Sholeh menambahkan, tahun ini jumlah total siswa RA, TPQ dan MI di Yayasan Mishbahul Aulad sebanyak 200 orang dan dirinya berharap Yayasan yang dibinanya semakin berkembang pesat.
“Mudah-mudahan semakin berkembang dan semakin pesat, karena kami mengutamakan anak yatim untuk sekolah disini dan lingkungan Kota Sukabumi, jadi kami membebaskan biaya bagi anak yatim yang tidak mampu,” kata Sholeh.
Pihaknya juga bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Sukabumi yang menyumbang 104 paket beras dan donator lainnya berupa sembako serta pakaian yang masih layak pakai.
“Kami berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas terutama dari segi ahlak, bagaimana karakter yang harus kita buat, keimanan yang kita buat dan bisa menjadikan pondasi yang kokoh bagi siswa,” pungkasnya.

Sementara itu ketua Yayasan Mishbahul Aulad, Taufik Mansur menambahkan, Yayasan Mishbahul Aulad merupakan salah satu yayasan pendidikan yang sudah berdiri sejak tahun 60-an. Maka tidak sedikit pula banyak lulusan dari Yayasannya yang sudah sukses. Bahkan sekolah yang sudah puluhan tahun berdiri itu, kini banyak meraih prestasi membanggakan.
“Yayasan Misbahul Aulad berdiri sejak 1960, kami mendapatkan Amanah melalui wakaf dari orang tua untuk melaksanakan sebuah pendidikan yang berbasis iman dan islam, agar bisa menghadirkan generasi penerus yang islami. Sudah 64 angkatan yang kami luluskan,” jelas Taufik.
Yayasan Mishbahul Aulad sendiri memiliki tiga sekolah yaitu RA, MI dan TPQ. Untuk RA dan MI, jadwal sekolah mulai dari pagi hingga siang. Kemudian dilanjut dengan kelas TPQ sampai dengan sore hari.
“Alhamdulillah meski sekarang untuk saingan sekolah banyak, tetapi murid yang mendaftar itu selalu ada mungkin karena kepercayaan masyarakat juga terhadap Yayasan kami,” tutupnya. Tonton Videonya dibawah ini.














