SUKABUMI – Salah satu unsur kebahagiaan adalah nostalgia, dimana bisa mengenang masa lalu dan berkumpul kembali bersama teman sekolah setelah puluhan tahun tidak berjumpa.
Itulah yang dilakukan alumni SMA Negeri 2 Kota Sukabumi angkatan 1988 yang menggelar reuni yang diselenggarakan di Rumah Inspirasi Musik Seni dan Budaya, di Perumahan Villa Daun Mas, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Uniknya, acara ini dilakukan dengan setingan seperti belajar dikelas, Minggu, 26 November 2023.
Meski kondisi sekarang banyak alumni menjadi pengusaha maupun orang sukses, dengan reuni unik yang diikuti sekitar 60 mantan murid SMANDA ini, bisa merasakan kebahagiaan tersendiri ketika melihat teman seangkatan duduk berjajar seperti dibangku kelas dengan kehadiran para guru yang mengajar beberapa mata pelajaran.

Satu persatu, para guru menerangakan pelajaran sesuai jam pelajaran. Seluruh alumni nampak senang dengan bentuk reuni yang cukup unik ini, dimana mereka dapat mengulang kembali ingatan 35 tahun silam saat menimba ilmu dan bercanda bersama teman sebayanya tanpa ada sekat maupun kepentingan apapun.
“Saya senang, karena konsepnya Back To School. Jadi siapapun yang jadi pengusaha atau jadi orang terkenal mungkin, itu kita dulu mulainya sama-sama sekolah disini, rasanya gak ada perbedaan gitu”, ujar Erwan, salah satu alumni SMANDA.

Tak hanya sekedar berbincang dan bercanda bersama teman lama maupun guru yang tak jumpa seperti reuni pada umumnya. Konsep reuni Back To School seperti melakukan belajar di kelas, ternyata cukup diminati mayoritas alumni SMAN 2. Dan diharapkan dari kegiatan ini dapat mengingatkan kembali peserta reuni bahwa tidak ada dibanggakan dengan apa yang dipunyai sekarang.
“Yang terpenting dalam reuni ini adalah bagaimana kita bisa melakukan silaturahmi dan menjaga kekompakan sesama teman sekolah dulu. Alhamdulillah kita solid dan sudah memiliki WA group, jadi tidak susah menghubungi alumni lain untuk berkumpul sekedar bertanya kabar dan diskusi lainnya,” ungkap Dadang Kuswandi, selaku ketua pelaksana reuni.

Dadang menambahkan, selain reuni, dalam menjalin kebersamaan para alumni SMANDA angkatan 1988 ini rutin menggelar kegiatan sosial dan keagamaan.
Salah seorang guru ekonomi, Edy Haryanto, menyambut positif dengan konsep reuni yang menurutnya adalah pertemuan tanpa melihat status masing-masing. “Yang saya apresiasi adalah mereka mau jadi apapun mereka tetap akrab tanpa membeda-bedakan status,” kata Edy.

Edy pun bangga dengan perhatian para alumni angkatan 88 menghubunginya yang berbeda jurusan walau ia tidak pernah mengajarnya di kelas. “Padahal saya tidak pernah mengajar mereka baik itu di A1 maupun A2, tetapi mereka menghubungi saya, itu artinya ini adalah silaturahmi yang tidak dihalangi oleh koridor program atau jurusan,” pungkasnya.















