SUKABUMI – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Dida Sembada melepas perwakilan kontingen Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Jawa Barat 2023 di Sekretariat Bumi Perkemahan Pramuka Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Kamis (16/11/2023).
Peran Saka yang digelar Kwarda Jawa Barat setiap lima tahun sekali ini diikuti 8.800 peserta se-Jawa Barat. Sebagai Kwarcab Gerakan Pramuka tergiat di Jawa Barat, Kota Sukabumi mengirim sebanyak 88 peserta dari penegak dan pandega untuk mengikuti Peran Saka selama lima hari, 17-21 November di Kiara Payung, Jatinangor, Sumedang Jawa Barat.
Saat melepas kontingen Pramuka Kota Sukabumi, Ketua Kwarcab Dida Sembada memberikan dukungan agar kontingen Kota Sukabumi menorehkan prestasi di ajang Peran Saka Pramuka Jawa Barat Tahun 2023.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan segala sesuatunya hingga terseleksi 88 orang yang akan menjadi wakil Kota Sukabumi ke tingkat provinsi. Ini merupakan kebanggaan untuk Kota Sukabumi,” kata Dida.

Di tempat yang sama, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto mengatakan, Peran Saka merupakan perkemahan antar Saka Pramuka sebagai ajang pertemuan pramuka penegak dan pandega.
“Peran Saka Pramuka tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi ajang pembuktian pramuka kota dan kabupaten di Jawa Barat. Kami berharap kontingen Kota Sukabumi bisa mempersembahkan hal terbaik untuk Kota Sukabumi,” ucap Raden.
Raden menambahkan, ke 88 peserta perwakilan dari Kota Sukabumi ini diharapkan mendapatkan ilmu dan pengalaman dari kegiatan ini dan bisa menjadi bekal dalam melaksanakan kegiatan saka di Kota Sukabumi.
“Hal-hal baru yang diterima di Peran Saka bisa diterapkan kembali di Kota Sukabumi,” terang Raden Koesoemo.
Masih menurutnya, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi berharap Saka di Kota Sukabumi bisa digencarkan kembali. Saka sebagai elemen pendukung utama kegiatan di kepramukaan alias dapat menambah ilmu life skill dari para anggotanya.
“Perkemahan antar saka ini merupakan suatu kegiatan yang langka karena lima tahun sekali. Ini tentu saja akan jadi kegiatan yang berkesan untuk peserta,” pungkasnya.















