SUKABUMI – Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik Atih Atikah (70) di Kampung Tegalwangi RT 04 RW 02, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Sabtu pagi (28/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong.
Pemilik rumah diketahui tengah mengikuti tadarus Alquran di masjid yang lokasinya tidak jauh dari kediamannya. Informasi kebakaran pertama kali diterima korban melalui pengumuman pengeras suara masjid.
Api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh bagian rumah.
Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang ke lokasi. Namun, kobaran api yang sudah terlanjur membesar membuat bangunan tidak dapat diselamatkan.
Selain perabotan rumah tangga, sejumlah dokumen penting turut musnah dalam peristiwa tersebut. Di antaranya surat-surat rumah, KTP, Kartu Keluarga, hingga kartu BPJS milik korban.

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, didampingi Sekretaris DPD PKS Abdul Kohar, bergerak cepat meninjau langsung lokasi kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Danny menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga.
“Kami Ikut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi. Semoga para korban diberikan perlindungan dan segera mendapatkan jalan keluar serta bantuan yang diperlukan. Semoga Allah memberikan ketabahan dan kesabaran bagi warga yang mengalami musibah,” ucap Danny.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik yang sudah lama tidak diperiksa.
“Instalasi listrik yang tidak pernah dicek dalam waktu lama bisa menjadi pemicu korsleting. Kami mengingatkan warga untuk rutin melakukan pemeriksaan demi mencegah kejadian serupa,” ujarnya.
Danny menambahkan, di bulan Ramadan aktivitas memasak cenderung meningkat, terutama menjelang sahur dan berbuka puasa. “Karena itu, masyarakat diminta memastikan kompor maupun peralatan listrik dalam kondisi aman setelah digunakan,” punhgkas Danny.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Warga sekitar turut bergotong royong membantu korban membersihkan sisa puing kebakaran.













