SUKABUMI – 100 hari kerja kepemimpinan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota, Bobby Maulana menuai kritik dan masukan dari masyarakat dan Legislatif terhadap kebijakan dan arah pembangunan Kota Sukabumi 5 Tahun ke depan.
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Golkar, Feri Sri Astrina menyoroti dalam 100 hari kerja Wali Kota Sukabumi, menurutnya belum terlihat kemajuan signifikan dalam pembangunan fisik, namun dari sisi inisiasi program sudah cukup baik.
“Pak Wali dan Pak Wakil kelihatan sering terjun langsung ke lapangan, dan proses evaluasi sudah berjalan,” katanya.
Sebagai mitra Komisi 1 DPRD, Feri menilai kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejauh ini berjalan cukup baik, termasuk dengan BKPSDM terkait isu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Bahkan, Komisi 1 telah menggelar audiensi dengan Tenaga Harian Lepas (THL) bersama BKPSDM dan telah menyampaikan hasilnya kepada KemenPAN RB. “Alhamdulillah sudah ada jawaban, mudah-mudahan tahun ini terealisasi,” ujar Feri.
Namun, ia juga mengakui masih ada OPD yang perlu dievaluasi, karena dinilai lamban merespons undangan rapat dengan alasan bentrok agenda lain.
Feri turut menyinggung keberadaan tenaga ahli dari tim wali kota yang diangkat melalui SK Wali Kota. Saat ini, DPRD sedang melakukan pendalaman terkait hal tersebut.
“Ke depan kita akan melakukan rapat kerja dengan OPD-OPD terkait, termasuk menyelesaikan masalah kepegawaian bersama BKPSDM,” pungkasnya.












