SUKABUMI – Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi belum secara resmi mengumkan pemenang pasangan terpilih untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi secara real count, namun pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 Ayep Zaki – Bobby Maulana, melalui tim pemenangannya sudah menyebarkan rencana program awal dalam pemerintahan pasangan ini.
Melalui media perpesanan Whatsapp, pasangan ini merilis pengisian jabatan kedinasan di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Tujuannya adalah ingin membangun pemerintahan Kota Sukabumi yang bersih dan beriman sesuai dengan sumpah dan janji politik pasangan ini dalam mengemban tugas yang amanah dan jujur di pemerintahan nanti.
Dalam isi pesan tersebut, pasangan Ayeuna jika setelah resmi menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi periode 2025 – 2030 berkomitmen untuk mewujudkan tata pemerintahan yang terbuka dan transparan.
“Komitmen ini nanti InsyaAllah akan ditunjukkan dalam melakukan pengisian Jabatan Kedinasan, yakni tanpa mahar dan tanpa syarat apapun,” kata tim pemenangan pasangan Ayeuna, Raden Koesoemo Hutaripto.
Menurut legislator handal dari PDI Perjuangan ini tegas bahwa jika ada yang mencoba untuk meminta mahar atau yang sejenisnya, pihaknya memastikan akan diproses secara hukum.
“Bilamana ada pihak-pihak yang meminta mahar dan lain-lain akan diproses secara hukum,” tegasnya.
Sebagai upaya untuk menciptakan pemerintahan yang profesional, maka perlu diakomodir para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi.
“Wali Kota terpilih nantinya akan mengakomodir ASN dilingkungan Pemkot Sukabumi sesuai dengan kompetensi, kemampuan profesional, Integritas dan Kejujuran dan tentu saja akan melibatkan lagi Baperjakat ,” ujar Kang Raden.
Sementara itu, Calon Wali Kota, Ayep Zaki menambahkan, dalam menentukan jabatan pada dinas yang ada di Pemkot Sukabumi akan melalui mekanisme tes kompetensi.
“Setiap ASN akan mengikuti Psikotes dan tes kedinasan lainnya dalam mencapai suatu Jabatan serta menandatangani Pakta Integritas, target dan capaian KPI yang di targetkan,” jelas Ayep.
Semua upaya tersebut, tidak lain untuk membangun Kota Sukabumi yang bersih dan ber-IMAN.
“Karena saya dan kang Bobby sudah bersumpah dan berjanji untuk Jujur dan Amanah dalam mengemban tugas nanti,” pungkasnya.
Pasangan Ayeuna dalam perhelatan Pilkada Kota Sukabumi berdasarkan quick count yang dilakukan oleh tim pemenangan memperoleh suara terbanyak, yakni sekitar 44 persen.
Nampaknya, tinggal menunggu waktu untuk legal formalnya dalam rapat pleno KPU kota Sukabumi yang dilaksakan dalam waktu dekat.












