SUKABUMI -Seni pertunjukkan Teater Sri Asih di Kota Sukabumi pernah mengalami kejayaan pada era 1950 hingga 1980an dengan pementasannya bertema komedi horor dan mengangkat cerita-cerita yang populer di masyarakat pada saat itu.
Hal ini coba dibangkitkan kembali para pelaku seni dan teater di Kota Sukabumi melalui pertunjukan musikal sri asih 1989 yang akan digelar pada 7 Desember 2024 mendatang di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Pagelaran ini akan menampilkan romantisme sejarah lahirnya kelompok Teater Sri Asih dari Sukabumi.
Sri Asih berangkat dari nama gedung yang digunakan kelompok teater tersebut yang juga diambil dari nama pemilik gedung tersebut. Kang Cece merupakan salah satu pelaku seni Teater Sri Asih yang masih bertahan hingga sekarang.
Ia pun memberikan apresiasi kepada produser pertunjukan yakni Rio Kamase dan sutradara Den Aslam yang mau terjun dalam pagelaran tersebut. Sebab, hal ini akan membangkitkan seni pertunjukkan khususnya teater di Sukabumi.
Pasca kebakaran gedung Teater Sri Asih tahun 1989 hingga sekarang, Sukabumi belum memiliki lagi gedung teater. Pertunjukan musikal Sri Asih 1989 produksi Ngajagi Kreasi Nusantara yang ditulis dan disutradarai Den Aslam merupakan drama komedi yang terinspirasi dari sejarah tragedi kebakaran gedung Sri Asih pada tahun 1989 dan ditulis dwibahasa Sunda dan Indonesia.
”Terinspirasi dari kisah kelompok teater Sri Asih sebagai fakta sejarah seni pertunjukan Sukabumi, serta peristiwa kebakaran Gedung Sri Asih pada tahun 1989, pertunjukan ini mengajak penonton kembali ke Sukabumi era ‘80an,” ujar Produser Rio Kamase yang sering disapa Rio. Penonton akan diberi informasi sejarah mengenai Teater Sri Asih dengan sajian pertunjukan khasnya, serta fenomena transisi perkembangan teknologi yang berdampak pada industri seni dan hiburan rakyat–dari seni pertunjukan ke film.
Pertunjukan nanti berdurasi 120 menit dengan menampilkan dialog, nyanyian dan tarian secara langsung menjadikan ini sebagai garapan yang epic. Karakter dalam musikal sri asih 1989 ini diperankan oleh aktor-aktor senior Sukabumi seperti Dewa Bezana, Syam Firmansyah, Ram Soera’ay, Vio Farindra, Ebho Ayey dan Aceng. Beberapa nama musisi dan penyanyi pun terlibat seperti Adit Gurnawijaya, Vhal Rasyid, Ramli Nurhappi, Ica Deriza dan Sinovia ikut berperan dalam musikal tersebut.













